“Ibarat kalau bikin baju, kita sudah punya bahan kain yang baik, namun jika tidak dijahit dengan benar oleh ahlinya, tidak akan menjadi baju yang bagus dan diminati orang. Kami berharap Sekolah Vokasi UGM bisa menjadi penjahitnya, soal biaya nanti bisa kita gandeng CSR dari beberapa perusahaan migas atau BUMN yang ada di Kabupaten Blora,” sambung Bupati.
Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ,
Dr. Wiryanta, S.T., M.T. bersama para pimpinan departemen Sekolah Vokasi dan OPD terkait. Mulai membahas potensi kerjasama pengembangan pertanian, pendampingan UMKM, penataan potensi wisata, peternakan dll.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan, Kepala Dinsos P3A, perwakilan Bappeda, dan lainnya. Turut hadir Erni Februaria, senior perencanaan pembangunan Bappeda Yogyakarta yang juga diaspora asli Blora. (Her/El)





