SEMARANG, beritajateng.tv – Video bocah perempuan berusia 8 tahun mewawancarai orang asing dengan bahasa Inggris mungkin pernah lewat di For Your Page (FYP) TikTok atau Instagram Anda.
Ia adalah Kinara Arnintya Pratista, seorang konten kreator asal Kota Semarang yang terkenal jago berbahasa Inggris dengan aksen British-nya.
Berkat kemampuannya tersebut, Kinara kini memiliki lebih dari 668 ribu pengikut di Instagram, dan lebih dari 110 ribu pengikut di TikTok. Bahkan, beberapa waktu yang lalu, ia sempat diundang ke talkshow salah satu televisi nasional di Jakarta.
Namun siapa sangka, di balik kemampuan berbahasa Inggris Kinara, Arnantyo Damarseto sang ayah sempat mengalami kekhawatiran akan kemampuan berbicara Kinara di masa depan. Sebab, saat itu masih terdapat pro kontra terkait mengajari bahasa asing pada anak kecil.
BACA JUGA: Inilah Kinara, Anak Kecil yang Fasih Berbahasa Inggris, Warganet Semarang Pada Takut
“Dulu ada pro kontra, katanya bisa bikin delay speech. Tapi setelah tanya ke psikolog, ternyata tidak. Telat ngomong itu masakah sendiri, bukan karena bahasa banyak. Habis dari situ, kita coba,” tutur Arnantyo kepada beritajateng.tv, beberapa waktu yang lalu.
Ia pun mengaku sedikit menyesal baru mulai mengajari Kinara berbahasa Inggris saat menginjak usia 4 tahun. Kinara yang saat itu bahkan sempat kebingungan akan kosa kata dalam bahasa Inggris.
Namun demikian, Arnantyo yang memiliki latar belakang pendidikan bahasa Inggris lantas menerapkan konsep belajar bahasa Inggris dengan metode habitual. Yakni, membangun kebiasaan berbahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.
“Awal belajar itu kalimat perintah atau tanya, dan kuncinya jangan diterjemahkan. Misal this is remote, this is remote, kita ulang-ulang sambil praktik remot ac, jadi dia nggak ada translate,” lanjutnya.
Kinara pelajari bahasa Inggris mulanya ngonten untuk belajar
Jauh sebelum viral seperti sekarang, ternyata Arnantyo dan Kinara telah membuat video di YouTube. Saat itu, konsep konten mereka adalah tutorial percakapan bahasa Inggris yang benar.
Arnantyo menyebut, tujuannya saat itu bukanlah untuk menjadi terkenal ataupun menjadi konten kreator. Namun, itu hanya sebagai media pembelajaran Kinara.
“Dulu saya masih bikin konten diri sendiri, Kinara belum ikut muncul. Nah, ternyata dia suka lihat dirinya sendiri, makanya Kinara juga buat video. Tujuan utamanya ya pure untuk dia belajar sendiri,” jelasnya.
BACA JUGA: Pelajari Bahasa Inggris Sejak TK, Siswi SMP Nasima Semarang Ini Raih Medali Emas di Ajang KS2N
Seiring berjalannya waktu, Kinara makin dikenal banyak orang. Namun, lantaran masih kecil, Arnantyo mengakui jika terkadang Kinara masih moody untuk tampil di depan kamera. Ia bahkan tak jarang menangis saat syuting.
Meski begitu, lambat laun Kinara telah memahami esensi dari menjadi konten kreator berbahasa Inggris yaitu untuk menyebarkan bahasa Inggris kepada orang banyak.
“Campaign kita sebenernya memberikan awarenesss bahwa bahasa Inggris itu penting dan menyenangkan. Tugas kita adalah bermanfaat bagi banyak orang. Salah satunya lewat edukasi biar mau belajar bahasa inggris,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





