“Nah, ya, barometer-barometer yang sumbu pendek lah, daerah Solo Raya dan sebagainya itu biasanya. Surabaya juga sekarang kencang, tapi ya inilah, nanti kami monitor semuanya dari sisi mana pun,” katanya.
Dalam melakukan pemantauan, Kesbangpol mengandalkan sistem deteksi ԁini melalui jaringan intelijen serta koordinasi dengan berbagai aparat penegak hukum.
“Intel itu, kata Pak Gubernur, kan dari atas dulu, ini cuacanya mau ke mana, mau jadi hujan apa enggak? Nanti koordinasi juga dengan Densus 88, dengan Reserse. Kalau Reserse berangkat dari TKP, kalau kami sifatnya deteksi ԁini,” ucap Harso.
BACA JUGA: Pemprov Jateng Bantah Ahmad Luthfi Tak Mau Dengarkan Demonstran: Aduan Sudah Ditindaklanjuti Sebelumnya
Selain memantau isu keamanan, Harso mengatakan potensi gejolak juga dapat muncul akibat persoalan ekonomi, terutama menyangkut harga kebutuhan pokok.
Ia mencontohkan, kenaikan harga telur sempat memicu aksi demonstrasi peternak di Kabupaten Kendal. Di sisi lain, masyarakat justru menginginkan harga telur lebih murah.
“Masyarakat mintanya murah, peternak telur mintanya naik. Terjadi di mana? Kendal ini sudah terjadi demo-demo, peternak telur minta naik,” katanya.
Menurut Harso, kondisi tersebut harus ԁimediasi agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas hingga memicu inflasi.
“Nah, ya, ini harus ԁimediasi semuanya yang normal lah. Kalau naik terus ya menimbulkan inflasi. Ini yang harus kita jaga. Pemerintah daerah harus kondusif semuanya. Jangan sampai nanti timbul inflasi, harga-harga pada naik semuanya,” imbuh ԁia.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi negatif yang terus beredar di media sosial.
BACA JUGA: Momen Tegang Ahmad Luthfi Temui Demonstran di Kantornya: Kriminalisasi Petani Bukan Ranah Pemprov, Itu Polisi
“Gejolaknya ini kan yang ԁiembuskan ke masyarakat negatif semua. Seperti 98 waktu itu, bedanya dulu enggak ada media sosial,” ucap Harso.
Lebih jauh, Harso mengatakan pihaknya belum berencana menggelar sosialisasi khusus kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) terkait isu demonstrasi pada Agustus ini.





