SEMARANG, beritajateng.tv – Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Andika Perkasa menanggapi istilah Rambo vs Sambo yang ramai warganet bicarakan.
Istilah Rambo kerap warganet gunakan untuk menggambarkan sosok Andika Perkasa. Sebaliknya, calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi kerap warganet sebut ‘Sambo’.
Andika Perkasa angkat bicara terkait hal tersebut. Menurutnya, julukan Rambo yang warganet berikan kepadanya merupakan hak mereka sebagai masyarakat maupun pendukung.
“Mereka punya hak di situ,” ungkap Andika usai menghadiri acara pengundian nomor urut di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin 23 September 2024 malam.
Tak hanya itu, Andika pun turut mengomentari perdebatan Rambo vs Sambo yang selalu meramaikan media sosial akhir-akhir ini. Ia mengungkap, pihaknya tak ingin warganet mengatakan hal tersebut.
“Saya sih nggak ingin mereka mengatakan hal itu. Bahwasanya mereka mau nyebut Rambo, mau nyebut apa, itu kan hak mereka,” tegas Andika.
Dalam kesempatan itu, Andika mengungkap nomor urut 1 yang ia peroleh tak hanya bermakna angka semata.
Namun, kata Andika, ada makna mendalam di balik nomor 1 tersebut. Utamanya soal persatuan. Ia pun enggan jika harus terjadi perpecahan karena Pilkada.
“Kami ingin melihatnya bukan sebagai ‘Oh kita nomor 1’, saya ingin lebih melihatnya sebagai sebuah persatuan, karena siapapun nanti yang terpilih, gubernur semuanya. Dari awal harus kita bangun bahwa kita semua sama, tidak ada yang misalnya membedakan terlalu ekstrem,” ucap Andika.
Tim Luthfi-Yasin sebut Rambo vs Sambo isu receh
Sebelumnya, dalam sebuah wawancara, Ketua Tim Pemenangan Ahmad Luthfi-Gus Yasin, AM Putranto turut merespons isu Rambo vs Sambo yang ramai warganet perbincangkan.
AM Putranto menyebut, banyaknya isu ‘black campaign’ pada media sosial yang menyerang kandidatnya hanya isu receh dan kekanakan. Salah satunya adalah Rambo vs Sambo.




