SEMARANG, beritajateng.tv-Pada tahun 2025, panitia kembali menggelar Haul Solo dengan rangkaian acara yang penuh makna.
Panitia Haul Solo menggelar peringatan ini untuk mengenang Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, ulama besar asal Yaman yang masyarakat luas kenal sebagai pengarang kitab Simtudduror.
Habib Ali menyusun kisah Nabi Muhammad SAW dalam kitab tersebut, menggambarkan sifat-sifat mulia beliau, dan merangkai lantunan shalawat yang jamaah di berbagai majelis terus baca hingga hari ini.
Kitab Simtudduror berhasil mengangkat Haul Solo menjadi lebih dari sekadar acara tahunan; momentum ini menggerakkan ribuan jamaah dari berbagai penjuru Indonesia untuk hadir dan merasakan nuansa spiritualnya.
Pada tahun 2025 ini, panitia Haul Solo memperingati 114 tahun wafatnya Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi, dan mereka meyakini acara ini kembali akan menarik perhatian luas dari umat Islam.
BACA JUGA:Muhammadiyah Bantah Laporkan Pandji soal Mens Rea, Tegaskan Tak Beri Mandat
Haul Solo bukan hanya ajang mengenang seorang ulama besar, tetapi juga kesempatan untuk memperdalam ilmu agama.
Rangkaian Kegiatan: Haul Solo 2025
Melalui berbagai rangkaian kegiatan, panitia mengajak jamaah untuk mendalami tafsir Al-Qur’an, memahami hadis, serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
Rangkaian kegiatan Haul Solo 2025 dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 13 Oktober. Ada tiga agenda utama yang menjadi inti acara, yakni rauhah, haul, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Panitia mempersiapkan ketiga agenda tersebut secara khusus untuk menghadirkan suasana religius yang penuh kekhidmatan.
Agenda pertama adalah Rauhah, yang digelar pada 9, 10, dan 11 Oktober 2025 usai salat Ashar. Rauhah menjadi wadah bagi jamaah untuk belajar melalui kajian kitab klasik, pembahasan tafsir, hingga pelajaran fikih.
Tradisi ini seolah mengingatkan kembali pada semangat Habib Ali dalam mengajarkan ilmu agama.
Puncak acara berlangsung pada Minggu, 12 Oktober 2025, ketika ribuan jamaah berkumpul dalam acara Haul Habib Ali.
Dimulai sejak pukul 09.00 WIB, acara ini akan diisi tausiyah para ulama dan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan sekaligus permohonan keberkahan.
Pada keesokan harinya, Senin, 13 Oktober 2025, panitia menutup rangkaian acara dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Para jamaah akan melantunkan shalawat, kasidah, serta burdah yang menggema dan menciptakan suasana religius yang menyentuh hati.
BACA JUGA:RFB Semarang Gelar Perayaan 1 Muharram dan Haul Habib Ja’far Al-Kaff
Terbuka untuk Umum, Hadiri dan Rasakan Keberkahannya
Menariknya, seluruh rangkaian Haul Solo terbuka untuk umum. Tidak ada biaya masuk atau syarat khusus, sehingga setiap muslim yang ingin merasakan keberkahan acara ini dapat hadir secara langsung.
Haul Solo 2025 bukan sekadar peringatan rutin, melainkan ajang memperkuat cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan ulama pewaris beliau.
Kehadiran ribuan jamaah setiap tahun membuktikan warisan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi tetap hidup di hati umat Islam.
Mari manfaatkan momen ini untuk berkumpul, berdoa, dan memperdalam cinta kepada Nabi Muhammad SAW serta para ulama.
Jangan lewatkan Haul Solo 2025, datanglah bersama keluarga dan sahabat untuk merasakan keberkahan dan kedamaian. Semoga Allah SWT memberkahi setiap langkah kita.(*)





