Pendidikan

Sosialisasi JKN di Unnes, BPJS Kesehatan Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa tentang Layanan Kesehatan

×

Sosialisasi JKN di Unnes, BPJS Kesehatan Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa tentang Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
mahasiswa unnes
Mahasiwa UNNES saat mengikuti sosialisasi JKN dari BPJS Kesehatan Cabang Semarang. (Dok. Humas BPJS)

SEMARANG, beritajateng.tv – BPJS Kesehatan Cabang Semarang menggelar kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus di Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk mengenalkan lebih dekat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada mahasiswa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan Program JKN. Ia berharap mahasiswa dapat memahami hak dan kewajiban terkait jaminan sosial kesehatan sejak dini.

“Dengan begitu, mereka bisa menjadi bibit unggul penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing tinggi. Khususnya lulusan Unnes,” ujarnya di Selasa, 16 September 2025.

BACA JUGA: PBH IKA Unnes Desak Polisi Buka CCTV dalam Kasus Kecelakaan Iko Juliant

Sari juga menambahkan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara tercepat yang mencapai Universal Health Coverage (UHC), dengan lebih dari 90 persen penduduk sudah terlindungi JKN. Dari jumlah tersebut, pemerintah menanggung iuran sekitar 90 juta jiwa.

“Sebagai agent of change, kami berharap mahasiswa mendukung dan mengenalkan Program JKN. Jika tidak di teruskan generasi berikutnya, program ini tidak akan bertahan,” tambahnya.

Antusiasme Mahasiswa Unnes Sambut Sosialisasi

Pembina BEM Unnes, Sonika Maulana, menuturkan kegiatan ini diikuti mahasiswa semester lima dari sembilan fakultas. Menurutnya, banyak mahasiswa yang belum memahami bahwa JKN bisa dimanfaatkan tidak hanya saat sakit, tetapi juga untuk skrining kesehatan dan konsultasi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Pusat Layanan Kesehatan (Puslakes) Unnes sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga mahasiswa pemilik JKN bisa memanfaatkannya langsung di kampus,” jelasnya.

BACA JUGA: Simpang Siur Penyebab Kematian Iko Juliant Junior, PBH IKA FH UNNES Desak Polisi Beri Klarifikasi

Menteri Advokasi Kesejahteraan Mahasiswa BEM Unnes, Alifkha Herlyanda Putra juga menyampaikan hal senada. Ia menilai forum ini penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang layanan kesehatan dan jaminan sosial.

“Saya harap peserta yang hadir dapat menjadi agen pencerdasan bagi masyarakat umum,” ujarnya. (*)

Editor: Farah Nazila