SEMARANG, beritajateng.tv – Sertu MB, oknum TNI yang dugaan kuat merupakan pelaku rudapaksa terhadap bocah SD kini kabarnya kabur sebelum dilimpahkan ke Denpom XIV/3 Kendari.
Atas kejadian tersebut, Kodim 1417/Kendari, Sulawesi Tenggara telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) untuk memburu terduga pelaku. Komandan Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh personel untuk melakukan pencarian.
“Surat DPO sudah kami keluarkan dan seluruh personel kami arahkan melakukan pencarian,” jelasnya.
BACA JUGA: Silaturahmi di Yonkav 2/TC, Cara JIO Apresiasi Beratnya Tugas dan Tanggungjawab Prajurit TNI
Upaya pelacakan terhadap Sertu MB kini melibatkan Denpom Kendari, dengan area pencarian yang di perluas guna mengungkap lokasi persembunyian terduga pelaku.
Sementara itu, kasus ini semakin menyita perhatian publik setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kondisi korban. Dalam video tersebut, seorang bocah mengenakan baju berwarna pink tampak berteriak histeris sambil menjambak rambutnya.
Orang tua korban yang berada di dekatnya terlihat menangis sambil berusaha menenangkan sang anak dengan memeluknya.
Kabarnya, korban kini mengalami depresi berat, cenderung mengurung diri di dalam kamar, dan enggan berkomunikasi dengan keluarga.
BACA JUGA: Berkat Kontribusi dalam Menjaga Ketahanan Pangan, Gubernur Jateng Apresiasi Kinerja TNI
Kasus ini pun memicu reaksi luas dari masyarakat yang mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas perkara tersebut.
“Waduh sampai depresi, harus di usut tuntas,” tulis salah satu warganet.
“Bantu viralkan, ayo peduli dengan nasib anak malang ini,” komentar lainnya.
Publik berharap pelaku segera tertangkap dan korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan yang layak untuk pemulihan kondisi psikologisnya. (*)
Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.
Gabung Channel WhatsApp





