“Masih ada sisa 5 persen yang bisa kita manfaatkan jalur domisili, serta afirmasi, kita juga tegaskan tidak ada titipan,” tegasnya.
Selain itu, Ahsan menyebut hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan menjadi salah satu indikator penting dalam seleksi jalur prestasi, khususnya untuk siswa lulusan SD dan MI.
“Tahun ini kami memperkuat jalur afirmasi, terutama untuk siswa dari keluarga kurang mampu dan berkebutuhan khusus. Ini menjadi prioritas agar akses pendidikan lebih merata,” ujar Ahsan, Rabu, 6 Mei 2026.
Ia menjelaskan, salah satu perubahan penting adalah integrasi sistem antara sekolah negeri dan swasta.
Melalui skema ini, siswa jalur afirmasi yang tidak tertampung di sekolah negeri akan otomatis dialihkan ke sekolah swasta terdekat.
“Nanti akan ada 4 indikator, yakni TKA, Rata-rata Rapor, Nilai Kejuaraan dan pendidikan karakter. TKA memiliki indikator yang paling tinggi, berapanya kita nanti akan ada panduan operasional SPMB,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





