Olahraga

Stadion Jatidiri Tak Kunjung Beres, Yoyok Sukawi Ngaku PSIS Semarang Bakal Rugi Miliaran Rupiah

×

Stadion Jatidiri Tak Kunjung Beres, Yoyok Sukawi Ngaku PSIS Semarang Bakal Rugi Miliaran Rupiah

Sebarkan artikel ini
PSIS Utang | PSIS Stadion Jatidiri Semarang | Pemain Liga | PSIS Stadion Semarang | Dewangga Timnas | PSIS RANS | Stadion PSIS | Tiket Online PSIS | Sanksi PSIS | Pemain Asing PSIS | Stadion PSIS Semarang
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. (Foto: PSIS)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang bergulirnya Liga 1 2024/2025, PSIS Semarang masih menghadapi masalah terkait stadion untuk kandang sendiri.

Stadion Jatidiri, yang merupakan homebase mereka, masih dalam tahap renovasi. Oleh karena itu, PSIS berpotensi kembali menjadi tim musafir seperti sebelumnya.

PSIS boleh jadi menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang dan Stadion Batakan Balikpapan untuk menjamu tim tamu.

Manajemen PSIS sedang berupaya mencari alternatif stadion kandang yang biaya sewanya terjangkau namun tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

BACA JUGA: Usai PSIS Semarang Lakoni Sederet Laga Uji Coba, Gilbert Agius Masih Bongkar Pasang Susunan Pemain

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, telah mengusulkan Lapangan Kick Off POJ City di kawasan pesisir Kota Semarang sebagai lokasi pertandingan kandang yang baru.

Namun, jika usulan ini PT LIB setujui, pertandingan kemungkinan akan berlangsung tanpa penonton, yang berarti PSIS tidak akan mendapatkan pendapatan dari penjualan tiket.

Yoyok mengungkapkan bahwa PSIS Semarang akan mengalami kerugian finansial yang cukup besar dalam lima bulan ke depan, mencapai puluhan miliar rupiah, karena tidak bisa menggunakan Stadion Jatidiri.

“Pendapatan utama klub hilang. Tanpa pendapatan tiket, kita harus melalui setengah musim ini dengan semangat yang tinggi,” tutur Yoyok beberapa waktu yang lali.

Ia juga menyatakan bahwa situasi ini bakalan berimbas pada kondisi keuangan PSIS.

BACA JUGA: Pertahankan Haykal Alhafiz, Bos PSIS Semarang: No, No, No, Not For Sale

Meskipun demikian, manajemen PSIS Semarang tetap bertekad untuk mempersiapkan tim dengan baik dan bertahan sebaik mungkin hingga Stadion Jatidiri bisa kembali terpakai.

Yoyok berharap timnya dapat mengejar ketertinggalan meskipun harus menghadapi tantangan besar.

“Kami mungkin akan rugi sekitar 10 hingga 15 miliar rupiah tanpa adanya Stadion Jatidiri selama empat sampai lima bulan,” ucapnya.

Namun, Yoyok memastikan bahwa klubnya telah menyiapkan segala antisipasi untuk menghadapi situasi ini.

“Walaupun sulit, kami sudah mengantisipasi semuanya, jadi tidak perlu khawatir,” tandasnya. (*)