SEMARANG, beritajateng.tv – Semakin hari, harga beras di pasaran Jawa Tengah kian merangkak naik. Bahkan, sebelumnya, harga beras premium merek Mentik Wangi di Pasar Karangayu, Kota Semarang menembus Rp 21.000 per kilogram.
Tak hanya itu, beras jenis C4 yang semula hanya Rp 10.000, kini naik 50 persen menjadi Rp 15.000.
Guna mengendalikan lonjakan harga beras di pasaran, Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah, Kholisun mengaku sudah menyiapkan strategi.
Kholisun tak menampik bahwa harga beras kini sangat tinggi di pasaran. Ia pun mengungkap pihaknya bertugas untuk menyeimbangkan kembali harga dengan memasok beras ke pasaran.
“Kondisi perkembangan harga beras memang saat ini terjadi kenaikan. Bulog mempunyai tugas untuk melaksanakan stabilisasi dengan cara melakukan pasokan ke pasar,” ungkap Kholisun, Senin 19 Februari 2024.
BACA JUGA: Meski Banjir, Kanwil DJP Jateng I Pastikan Layanan Tak Terganggu
Beras public service obligation (PSO), atau pasokan untuk menjaga stabilitas harga beras dalam negeri, yang Bulog Jateng miliki berjumlah 91 ribu ton.
“Beras PSO 91 ribu ton, terdiri dari stok operasional ada 48 ribu ton, ditambah stok dalam perjalanan ada 43 ribu ton, dan stok komersial ada 3.500 ton. Total ada sekitar 94.500 ton,” ungkap Kholisun.
Adapun stok beras PSO tersebut, lanjut Kholisun, untuk penyaluran bantuan pangan yang terus berlanjut hingga Juni 2024 mendatang. Menurut keterangannya, Bulog Jateng menyalurkan sebanyak 23.560 ton beras PSO sebagai bantuan pangan.
Selain beras PSO, beras SPHP juga menjadi strategi Bulog Jateng dalam menanggulangi harga beras yang meroket di pasaran.
“Target Kanwil Jateng untuk SPHP sebesar 14.800 ton. Saat ini untuk Februari 2024 sudah terealisasi 9.000 ton, jadi masih ada 6.000 ton. Kantor Pusat Direksi menginstruksikan volumenya ditambah lagi, supaya pasokan di pasar cukup,” akunya.
Khusus beras SPHP, Bulog Jateng menyalurkan kepada distributor, yang mana nanti akan disalurkan lagi kepada pedagang pasar tradisional, pengecer, retail modern, maupun toko sembako





