Jateng

Sumuk! Kota Semarang Pernah Capai Suhu 39,5 Derajat saat Kemarau, Ini Puncaknya Menurut BMKG

×

Sumuk! Kota Semarang Pernah Capai Suhu 39,5 Derajat saat Kemarau, Ini Puncaknya Menurut BMKG

Sebarkan artikel ini
Semarang Kemarau | Panas Jawa | cuaca semarang panas | suhu semarang | kota terpanas indonesia
Ilustrasi cuaca panas. (Sumber: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kota Semarang dan sekitarnya terasa “sumuk” atau panas belakangan ini. Bukan tanpa alasan, Kota Semarang termasuk wilayah yang mengalami musim kemarau lebih awal, yakni pada minggu kedua atau ketiga April 2025.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang mengungkap secara umum musim kemarau di Jawa Tengah terjadi pada Mei 2025.

Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Rany Puspita Eka Wati, memprediksi suhu saat musim kemarau di Kota Semarang tergolong normal.

Hanya saja, Rany mengungkap suhu tertinggi yang pernah tercatat saat kemarau di Kota Semarang mencapai 39,5 derajat. Adapun suhu itu terjadi pada Oktober 2024 lalu.

BACA JUGA: Ramalan Cuaca Sepekan ke Depan di Kota Semarang & Jateng, Mulai Masuk Musim Kemarau?

“Kalau untuk suhu diprediksi normal. Yang pernah tercatat di kami datanya, yang paling tinggi ada di bulan Oktober sebesar 39,5 derajat,” ungkap Rany saat dijumpai di kantornya, Sabtu, 26 April 2025.

Ia menyebut pihaknya perlu melakukan pengumpulan data lagi selama musim kemarau berlangsung.

Rany mengungkap, prediksi musim kemarau di Kota Semarang terjadi pada Agustus 2025 mendatang. Karenanya, ia meminta warga untuk waspada selama musim kemarau, utamanya dalam menghadapi kekeringan.

“Tapi perlu ada pengumpulan data lagi selama musim kemarau ini. Dan juga untuk prediksi puncak musim kemarau justru ada di bulan Agustus. Jadi bisa diwaspadai juga kalau ada potensi kekeringab saat kemarau nanti,” jelasnya.

Jateng bagian timur masih alami hujan sedang hingga lebat per 27 April 2025

Sementara itu, berdasarkan data yang beritajateng.tv terima pada Minggu, 27 April 2025, curah hujan sedang hingga lebat masih terjadi di beberapa wilayah. Utamanya di wilayah Jawa Tengah bagian timur.

Adapun daerah itu ialah Grobogan (Ngaringan), Rembang (Pamotan, Kaliori, Rembang, Pancur, Lasem), dan Jepara (Mlonggo, Bangsri, Keling, Kembang, dan sekitarnya).

BACA JUGA: Daftar 7 Wisata Jawa Tengah yang Super Sejuk Meski Musim Kemarau, Lumayan Bisa Ngadem Sambil Healing

Maka itu, Rany berharap warga Jawa Tengah tetap waspada. Pasalnya, tutur dia, tak menutup kemungkinan masih akan terjadi hujan selama musim kemarau berlangsung

“Masyarakat tetap berhati-hati dan waspada, karena kita masuk musim kemarau yang notabenenya banyak panasnya, tapi gak menutup kemungkinan adanya potensi cuaca ekstrem,” pungkas Rany. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp