SEMARANG, beritajateng.tv – Ratusan siswa SD mengikuti Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MAPSI) Sekolah Dasar Tingkat Kota Semarang yang berlangsung di SD Negeri Pekunden, Rabu 6 September 2023.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto menjelaskan jika MAPSI tahun ini menggelar total 10 cabang lomba. Di mana para peserta merupakan kader terpilih dan terbaik dari masing-masing Koordonator Satuan Pendidikan (Korsatpen).
“Sudah pasti mereka ialah pionir untuk menjadi teladan bagi siswa lainnya dan masyarakat. Dari bakat-bakat itulah nantinya mereka bisa mengajari orang lain,” ujar Bambang Pramustinto saat memberikan sambutan pada pembukaan MAPSI 2023.
Lebih lanjut, Bambang berharap gelaran MAPSI bukan hanya ajang kompetisi bakat siswa. Namun ia berharap MAPSI mampu membentuk pribadi siswa yang nantinya lebih peka terhadap lingkungan sekitar.
Misalnya, Bambang mencontohkan sikap suka menolong orang yang kesusahan dalam konteks pendidikan. Sebab, menurut Bambang, dengan bekal MAPSI nantinya siswa akan memiliki bakat yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat.
“Yang pinter ngaji ngajari ngaji, selain itu juga ada rebana, cerita islami, tilawah, khutbah dan sebagainya,” lanjutnya.
BACA JUGA:Dekranasda dan Pemkot Semarang Gelar Kompetisi Kita Pemuda, Ini Ketentuannya
Sementara itu, Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Sekolah Dasar, Parinem, SH menyebut terdapat total 10 cabang lomba yang dipertandingkan. Di antaranya lomba pengetahuan PAI, lomba wudhu dan shalat, lomba keterampilan komputer, lomba khat, tilawatil quran, dan rebana.
Adapun Parinem mengatakan bahwa sebanyak 464 siswa dari 16 Korsatpen menjadi peserta dalam lomba kali ini. Masing-masing lomba diikuti oleh kategori putra dan putri, kecuali yang rebana di mana satu regu terdiri dari 11 anak.
“Untuk MAPSI ini, salah satu tujuannya adalah untuk menumbuhkan apresiasi seni islami, selain itu juga untuk meningkatkan pengamalan ibadah sholat dan belajar membaca al quran bagi siswa,” terangnya.
Wakili Kota Semarang di Tingkat Provinsi Jawa Tengah
Parinem menambahkan, nantinya para peserta yang berhasil merebut gelar juara akan maju mewakili Kota Semarang di Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, lomba MAPSI tingkat Provinsi akan digelar pada akhir bulan September 2023 di Kota Magelang.
“Nanti anak-anak yang mewakili ke tingkat provinsi agar lebih giat belajar, karena nanti di tingkat provinsi akan bersaing dengan 35 kabupaten/kota lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, salah satu peserta lomba, Marcelino Rizki Fernando Johan Saputra (11) dari SD Negeri Tugurejo 3 mengaku sempat demam panggung saat tampil di atas panggung. Sebab, ia yang tampil pada nomor duet religi ini baru pertama kali mengikuti lomba MAPSI.
“Tadi agak grogi, persiapannya dua bulan. Bawain dua lagu yaitu Masyitoh dan Perdamaian. Sebenernya agak susah ngapalinnya tapi Insya Allah pengen dapat juara satu,” ungkapnya.(*)
Editor: Farah Nazila





