Politik

Tanggapi KBPP Polri Deklarasi Dukung Ganjar, Pengamat: Jangan Picu Ketegangan dengan Bawa Istilah ‘Polri’

×

Tanggapi KBPP Polri Deklarasi Dukung Ganjar, Pengamat: Jangan Picu Ketegangan dengan Bawa Istilah ‘Polri’

Sebarkan artikel ini
presiden jokowi | KBPP Polri
Nur Hidayat Sardini saat ditemui beritajateng.tv di Gets Hotel, Kota Semarang, Kamis, 6 Juli 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) sebelumnya melakukan deklrasi dukungan terhadap Bacapres PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Mengenai hal itu, Pengamat Politik Universitas Diponegoro (Undip), Nur Hidayat Sardini, menyebut tak ada pelanggaran undang-undang dalam deklarasi tersebut.

“Harus diperjelas kalau itu keluarga, bukan anggota Polri aktif. Kalau lihat undang-undang kepolisian kita, itu enggak masalah atau melanggar,” tutur pria yang sapaan akrabnya NHS melalui sambungan WhatsApp, Rabu, 4 Oktober 2023.

Meskipun begitu, dosen program studi Ilmu Pemerintahan Undip itu menilai deklarasi dukungan untuk Ganjar yang membawa nama Polri itu kurang tepat di masa ketegangan politik seperti sekarang.

BACA JUGA: Pengamat Politik Undip Ragukan Mahfud MD dan Khofifah Mampu Dulang Suara Ganjar, Ini Alasannya

“Situasi sekarang kan sedang berada dalam ketegangan, antarkelompok di masyarakat sedang bersitegang. Satu kelompok dengan kelompok lain kadang-kadang terjadi saling menegasikan, karena itu sebaiknya jangan menambah ketegangan” sambungnya.

Menurutnya NHS, akan lebih bijak bila kelompok tertentu tidak membawa nama Polri dalam kontestasi Pemilu 2024 mendatang. Sebab, kehadiran Polri menjadi garda depan yang bertugas menjaga kondusivitas selama tahun politik berlangsung.

“Wajar jika suatu kelompok bisa mengekspresikan, tapi sejauh-jauhnya menurut saya tidak perlu membawa istilah Polri,” tegasnya.

NHS soal KBPP tak perlu bawa istilah ‘Polri’

Istilah Polri, lanjut NHS, memiliki konotasi sebagai aparatur negara yang sifatnya netral. Terlebih, baginya, Polri sangat penting untuk mengurangi ketegangan yang terjadi saat ini.

Oleh sebab itu, kendati tidak ada larangan, pihaknya berharap kelompok tertentu tidak membawa terminologi Kepolisian Republik Indonesia maupun aparatur negara lain yang harus netral dalam Pemilu.

“Meskipun bukan lagi anggota Polri aktif buat mereka yang pensiun maupun keluarganya yang dianggap warga negara biasa, tetapi kelompok itu membawa istilah Polri kan, maka boleh dong saya dan kebanyakan orang berharap supaya tidak usah bawa-bawa terminologi Polri,” tandasnya.

BACA JUGA: Putra Bungsu Jokowi Terlalu Cepat jadi Ketum, Pengamat Politik Undip Sangsikan Kaesang Mampu Bawa PSI ke Parlemen

Sebagai informasi, KBPP Polri mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo sebagai Bacapres dalam Pemilu 2024. Ayah Ganjar, Parmudji Pramudi Wiryo merupakan purnawirawan Polri berpangkat letnan satu (Lettu) yang dulu bertugas di Polsek Kutoarjo.

Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty, yang hadir dalam acara itu mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar sebagai calon presiden 2024.

“Kami para pengurus maupun anggota keluarga Besar putra putri Polri, mendeklarasikan solidaritas keluarga besar putra putri Polri untuk mendukung Ganjar Pranowo sebagai anak polisi menjadi presiden RI periode 2024-2029,” ujar Evita. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp