Sebenarnya, lanjut Endang, saat awal MBG beroperasi, pihaknya telah menerjunkan tim untuk bisa melakukan peltiban pada para Kepala SPPG dan ahli gizi. Mereka mendalami tentang keamanan pangan dan mendapat bantuan reagen selama 20 hari.
Distribusi Makanan dari Dapur MBG Maksimal 4 Jam
Menurut Endang, SPPG terutama ahli gizi telah melakukan test food ketika selesai memasak. Namun saat makanan sampai di sekolah, karena kekhawatiran guru sehingga menu tersebut dicicipi untuk memastikan keamanan.
“Kalau mencurigakan lebih baik mungkin tidak di makan. Mungkin karena kurang bagus kondisi sayurnya. Bukan karena kesengajaan, namun karena waktu distribusi melebihi ketentuan,” ungkapnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





