SEMARANG, beritajateng.tv – Kabar mengejutkan datang dari Israel bahwa terdapat Sejumlah tentaranya yang ikut dalam serangan darat di Jalur Gaza namun menderita penyakit serius. Penyakit tersebut yaitu “shigella”, Penyakit ini dapat menyebar akibat dari kondisi sanitasi yang buruk dan makanan yang tidak steril di zona perang.
Lalu Bagaimana Shigella menyebar di antara pasukan Israel? Dan Apa itu Shigella serta bagaimana gejalanya?
Kali ini beritajateng.tv akan bagikan informasi seputar penyakit tersebut. yang mana merupakan salah satu bakteri dari makanan yang dapat menyerang perut.
Penyakit Shigella
BACA JUGA: Geger Virus Nipah yang Jadi Wabah Besar Beberapa Negara, Ini Gejala dan Pencegahannya!
Beberapa dokter di Pasukan Pertahanan Israel telah melaporkan, bahwa sekelompok tentara yang berada di Jalur Gaza menderita penyakit usus yang parah. Tal Brosh, Direktur Unit Penyakit Menular di Rumah Sakit Assuta Ashdod University, mengatakan, bahwa mereka mengidentifikasi penyakit itu sebagai shigella.
Para tentara Israel yang terinfeksi kini terpaksa harus menjalani isolasi dan perawatan. Dokter Brosh mengatakan, salah satu dari penyebab wabah ini adalah makanan yang terkirim ke pasukan di Gaza.
Bisa saja makanan tersebut mungkin telah terkontaminasi dengan shigella dan bakteri berbahaya lainnya. Makanan berada di suhu yang tidak layak selama perjalanan sehingga akhirnya muncul bakteri tersebut.
“Saat tentara mengalami diare, kondisi sanitasi buruk yang biasa terjadi di medan perang menyebabkan penularan dari orang ke orang” Dokter Broch menyarankan agar pasukan Isreal semestinya hanya boleh dikirimi makanan kering seperti makanan kaleng, biskuit, protein bar, dan kacang-kacangan.
Bakteri Shigella merupakan jenis bakteri yang mengeluarkan racun, dan menyerang saluran pencernaan. Ketika masuk ke dalam tubuh, bakteri ini menyebabkan sejenis disentri (peradangan atau infeksi pada usus) yang disebut “shigellosis”.





