Peristiwa

Terbaru, Sosok MK Pelaku Bullying Cilacap Sudah Pindah Sekolah 4 Kali

×

Terbaru, Sosok MK Pelaku Bullying Cilacap Sudah Pindah Sekolah 4 Kali

Sebarkan artikel ini
bahaya bullying
Ilustrasi bullying pada anak. (Foto: Freepik)

CILACAP, beritajateng.tv – Sosok MK pelaku bullying siswa SMPN 2 Cimanggu, Cilacap, Jawa Tengah belakangan ini tengah menjadi buah bibir warganet di sosial media. Bahkan, kabarnya ia sering pindah-pindah sekolah.

Seperti yang media beritakan, polisi menetapkan dua orang tersangka atas kasus bullying terhadap adik kelas mereka. Kedua tersangka berinisial MK (15) dan WS (14).

Adapun pihak dari Kasat Reskrim Cilacap mengatakan bahwa keduanya resmi bersalah atas kasus perundungan terhadap siswa berinisial FF (14) yang masih duduk di bangku kelas 8.

Kasus perundungan ini juga viral di sosial media, bahkan mendapatkan atensi dari organisasi internasional, UNESCO.

Tak sedikit warga Tanah Air yang menyayangkan peristiwa ini. Sebab, video yang menunjukkan perundungan tersebut mereka anggap parah.

BACA JUGA:Dua Siswa SMP Pelaku Bullying di Cilacap Dijerat Pasal Berlapis, Segini Lama Ancaman Hukuman Penjaranya

Adapun sang pelaku, MK kini duduk di bangku kelas IX SMPN 2 Cimanggu. Sementara, untuk korban FF, ia juga berada di sekolah yang sama.

4 Kali Pindah-pindah Sekolah

Muncul sebuah kabar baru bahwa MK memiliki masa lalu, yakni berpindah-pindah sekolah. Tercatat, sudah empat kali sang pelaku tersebut berpindah tempat menuntut ilmu.

Hingga akhirnya saat ini dia berstatus sebagai pelajar di SMPN 2 Cimanggu.

Wakapolresta Cilacap AKBP Dr Arief Fajar Satria menuturkan, sebelum masuk ke SMP Negeri 2 Cimanggu, MK pernah sekolah di SMPN 4 Majenang.

Namun ia kena drop out lantaran kasus perkelahian.

“Berdasarkan pengakuan saat pemeriksaan, dia mengaku sebelumnya di SMP 4 Majenang.

Tapi keluar karena berkelahi,” tuturnya.

BACA JUGA:Tetapkan Dua Pelaku Bullying Siswa SMP di Cilacap Jadi Tersangka, Polisi: Ditahan Maksimal 15 Hari, Minggu Depan Masuk Kejaksaan

Tak hanya itu, MK juga tersebut sempat menimba ilmu di Pondok Pesantren yang berlokasi di Tasikmalaya, Jawa Barat.