Jateng

Terdampak Tol Yogya-Bawen, Pemkab Semarang Relokasi Sekolah dan Kantor Kelurahan

×

Terdampak Tol Yogya-Bawen, Pemkab Semarang Relokasi Sekolah dan Kantor Kelurahan

Sebarkan artikel ini
proyek tol semarang
Rapat koordinasi sosialisasi relokasi bangunan terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Yogyakarta- Bawen, di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Senin , 29 September 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Semarang, hadiri rapat koordinasi sosialisasi relokasi bangunan terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Dalam kesempatan ini, bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bakal mengawal proses relokasi dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat, dalam hal ini warga di Kecamatan Bawen.

Menurut Bupati Semarang, ada sejumlah obyek bangunan yang harus direlokasi. Terkait dengan pekerjaan proyek infrastruktur pendukung konektivitas antar daerah, di Kecamatan Bawen.

Masing-masing TK Tunas Bakti 01 dan SDN Bawen 01 serta kantor Kelurahan Bawen. Selain itu pihaknya jug mensosialisasikan rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bawen.

BACA JUGA: Bangga! Desain Mahasiswa DKV Unika Semarang Tembus Teh Botol Sosro hingga Mobil Box

Bupati juga menyampaikan, untuk membangun kembali dengan uang ganti kerugian (UGK) obyek bangunan yang harus direlokasi akibat terkena proyek jalan tol ini masih kurang.

“Maka Pemkab Semarang bakal menggunakan UGK aset pemerintah daerah yang terkena proyek. Dan beberapa waktu telah Pemkab Semarang terima,” jelasnya, di Bawen, Kabupaten Semarang, Senin 29 September 2025.

Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kabupaten Semarang, Zaenal Arifin menambahkan, total ada 14 bidang aset Pemkab Semarang yang terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta- Bawen, seksi 6 (Bawen- Ambarawa).

UGK yang Pemkab Semarang terima besarannya Rp 112.034.353.800 untuk 11 bidang pada pembayaran gelombang I. Sementara, Rp 9.886.550.600 untuk tiga bidang yang di terima pada gelombang II.

Pemkab Semarang, lanjutnya, telah merencanakan pembangunan sejumlah aset yang terkena proyek tol ini. Berdasarkan perencanaan, anggarannya mencapai Rp 70 miliar.

BACA JUGA: PPP Jateng Sebut Muktamar ke-10 Darurat, Desak Partai Reformasi Total dan Tolak Kontestasi Ketum

“Masing- masing terdiri dari pembangunan kantor Kelurahan Bawen, membangun sekolah SD dan TK serta pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Bawen,” jelasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp