News Update

Terjadi Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Berikut ini Faktanya

×

Terjadi Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Berikut ini Faktanya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi ledakan. (Rostislav Uzunov/Pexels/Pixabay).
Ilustrasi ledakan. (Rostislav Uzunov/Pexels/Pixabay).

SEMARANG, beritajateng.tv – Terjadi sebuah ledakan misterius di sekolah SMAN 72 Jakarta Kelapa Gading.

Ledakan ini berlangsung pada Jumat 7 November 2025. Hingga saat ini polisi masih terus menelusuri apa motif terjadinya ledakan tersebut.

Berikut beberapa fakta terkait peristiwa duka yang memakan korban para siswa yang sedang sekolah.

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta 

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyampaikan bahwa total ada 54 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa ledakan tersebut.

Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Ia menjelaskan bahwa para korban mengalami luka bakar serta cedera akibat terkena serpihan material dari ledakan.

Beberapa korban kabarnya sudah boleh pulang setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Asep menjelaskan bahwa peristiwa ledakan terjadi bertepatan dengan waktu salat Jumat.

Ia menambahkan, dugaan ledakan tersebut berlangsung saat khotbah tengah berlangsung.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta.

Asep menyebut, tim penjinak bom (jibom) juga telah terjun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

SMAN 72 Jakarta, lokasi terjadinya ledakan, berada di kawasan perumahan Komando Daerah Maritim (Kodamar) TNI AL di Kelapa Gading.

Pihak TNI AL menyampaikan bahwa mereka masih menunggu hasil penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

Di lokasi ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, ditemukan sebuah benda yang menyerupai senjata api.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenko Polhukam) Lodewijk F. Paulus, yang telah meninjau lokasi, menjelaskan bahwa benda tersebut ternyata merupakan senjata mainan.

Seorang siswa bernama Aurel Palma menyebut bahwa ledakan terdengar sebanyak dua kali. Ia juga menyaksikan beberapa temannya mengalami luka hingga berdarah.

Hal senada disampaikan oleh warga sekitar, Lazarus, yang mengatakan dua ledakan terjadi dengan jeda beberapa detik antara yang pertama dan kedua. (*)