Ekbis

Terus Lakukan Inovasi, Begini Sepak Terjang Bisnis Dekorasi Pernikahan Pasca Pandemi Covid-19

×

Terus Lakukan Inovasi, Begini Sepak Terjang Bisnis Dekorasi Pernikahan Pasca Pandemi Covid-19

Sebarkan artikel ini
bisnis dekorasi pernikahan
Bisnis dekorasi pernikahan merupakan salah satu bidang yang paling terpukul saat Pandemi Covid-19. Begini sepak terjang mereka untuk bangkit. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bisnis dekorasi pernikahan merupakan salah satu bidang yang paling terpukul saat Pandemi Covid-19 pada 2020 silam. Merebaknya virus Corona hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat sulit menggelar pesta pernikahan.

Tak heran, beberapa bisnis dekorasi pernikahan kemudian harus memutar otak demi menjaga keberlangsungan usaha. Salah satunya yang dilakukan oleh Hanny Decoration.

“Kita belajar dari pandemi, waktu itu event pernikahan jarang, sehingga kita juga melayani event-event di luar pernikahan seperti seminar, corpate gathering, dan lainnya,” kata pemilik Hanny Decoration, Rizal Pahlevi saat beritajateng.tv menemuinya, belum lama ini.

Menurut Rizal, menjalani bisnis dekorasi pernikahan selalu tertuntut untuk cepat beradaptasi dalam berbagai keadaan.

BACA JUGA: Persewaan Baju Sanggar Rias Hanny, Berdiri Sejak 1987 Hingga Punya Puluhan Ribu Koleksi

“Bisnis dekorasi itu di industri kreatif, di mana kalau tidak kreatif dan tidak cepat beradapati, maka kita tidak akan bisa mengikuti, hasilnya nanti kalah dengan yang lain,” lanjutnya.

Terjun di bisnis dekorasi pernikahan sejak 2012, Rizal mengaku tak memiliki basic di bidang seni. Lulusan Manajemen Undip ini bahkan belajar dekorasi hanya secara otodidak.

“Saya nggak punya basic di dekorasi, saya memang belajar dekor secara otodidak. Kalau sekarang bergabung dengan ASPEDI untuk belajar langsung bersama praktisi,” ungkapnya.

Selain Hanny Decoration, Rizal juga menjalankan bisnis persewaan baju di Sanggar Rias Hanny. Menjadi pemilik di dua bisnis yang berbeda, ia menyebut 70 persen omset berasal dari pesanan dekorasi.

Tantangan Bisnis Dekorasi Pernikahan

Berbicara Pandemi Covid-19, tren dekorasi berkonsep minimalis nampaknya menjadi pembahasan yang tak boleh ketinggalan. Rizal pun mengakui, tren pesta pernikahan minimalis terus berlanjut meski pandemi telah berakhir.

“Semenjak pandemi perubahan dekorasi itu memang terasa, sekarang banyak yang kemudian meminta dekorasi minimalis,” ungkapnya.

Meski terdengar simpel, namun Rizal berpendapat dekorasi minimalis malah lebih susah ketimbang dekorasi lainnya. Apalagi ketika berhadapan budget yang minimalis pula.

BACA JUGA: Hilangkan Image Kuno dan Ketinggalan Zaman, Begini Kisah Rizal Pertahankan Bisnis Sanggar Rias Milik Keluarga

“Membuat minimalis itu harus lebih effort dari segi taste, karakter, dan lain-lain. Kita harus menunjukkan kalau minimalis juga harus bisa terlihat elegan,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, ia kerap mengedukasi calon pengantin untuk tak segan menyiapkan budget besar demi acara pernikahan yang sakral dan sekali seumur hidup tersebut.

“Karena kalau kita menikah itu, yang bakal dikenang 10-20 tahun lagi adalah apa yang ada di foto, mulai dekorasi, riasan, hingga baju. Jadi, sebisa mungkin menyiapkan dekorasi dengan maksimal,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp