SEMARANG, beritajateng.tv – Platform TikTok berada di derasnya kemajuan teknologi di Indonesia. Jenis sosial media tersebut tampaknya tak hanya menyuguhkan hiburan saja, tetapi juga tempat untuk berbisnis dan mendapat keuntungan.
TikTok merupakan salah satu platform asal China yang populer hingga masa kini. Kehadirannya pun masih mendominasi objek hiburan jahat maya untuk netizen.
KIta pasti paham soal produknya yang bernama TikTok Shop. Kehadiran itu menggabungkan media sosial dan e-commerce yang kini memicu perdebatan tentang perannya di Tanah Air.
Ya, masih hingga kini TikTok Shop ramai menjadi tempat jual-beli netizen dengan penjual. Adapun hal ini mendapat komentar dari Teten Masduki yang memberikan pandangannya soal tempat jual beli online tersebut.
Seperti yang beritajateng.tv lansir dari Antara, Menteri Koperasi dan UKM tersebut mengatakan bahwa tranformasi digital di Indonesia hanya fokus di bagian hilir.
“Kita masih di hilirnya yang lebih dominan. Karena itu, hari ini transformasi digital kita belum melahirkan ekonomi baru, hanya melahirkan pedagang baru yang menjadi pesaing pedagang lama,” ujarnya saar pembukaan AFPI UMKM Digital Summit 2023 di Jakarta, Kamis (21/09/2023).
Potensi TikTok Shop Akan Tutup di Indonesia
Menurutnya, integrasi antara media sosial dan e-commerce seperti yang dilakukan produk sosial media itu seharusnya tidak diperkenankan di Indonesia. Hal ini menciptakan spekulasi bahwa TikTk Shop tersebut mungkin akan ditutup di Indonesia.
Pandangan Teten Masduki itu lalu menuai pertanyaan tentang potensi TikTok Shop yang akan tutup. Hal ini lalu mendapat pandangan lain dari Andre Oktavianus yang merupakan pemilik Kiminori Kids.
Ia menyebut bahwa jika platform jual beli tersebut tutup, maka bisnis UMKM tidak akan terlalu terpengaruh. Mereka akan berjalan seperti biasa.





