Olahraga

Tingkatkan Kompetensi, 12 Wartawan Jawa Tengah Peliput PON 2024 Ikuti FGD Kepenulisan

×

Tingkatkan Kompetensi, 12 Wartawan Jawa Tengah Peliput PON 2024 Ikuti FGD Kepenulisan

Sebarkan artikel ini
KONI Jateng
KONI Jawa Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bagi 12 wartawan peliput PON 2024 Aceh-Sumut, Jumat, 26 Juli 2024 siang. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam rangka peningkatan kompetensi, sebanyak 12 jurnalis di Jawa Tengah mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) seputar peliputan berita pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

Adapun acara FGD ini berlangsung di Ruang Rapat KONI Jawa Tengah, Semarang, pada Jumat, 26 Juli 2024 siang.

Ketua Panitia, Sigit Pramono dalam laporannya menyampaikan, FGD hari ini bertujuan untuk menambah wawasan pemahaman bagi wartawan. Utamanya wartawan Jawa Tengah yang akan meliput kegiatan PON 2024 Aceh-Sumut pada September mendatang.

“Akan ada 3 materi, mengenai startegi penyajian berita, kondisi aktual PON 2024 Aceh-Sumut dan materi terakhir adalah tentang peliputan multievent,” katanya.

BACA JUGA: Ketahanan Fisik Jadi Syarat Mutlak, KONI Jateng Bakal Tes Para Atlet PON 2024

Menurut Sigit, FGD ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas wartawan yang bertugas di PON 2024 Aceh-Sumut nantinya. Sehingga, akan muncul wartawan profesional dan dapat menjalankan profesinya sesuai dengan kode etik jurnalistik, dan UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

“Dengan adanya ini kami berharap nanti para wartawan dapat menyampaikan informasi yang akurat dan lugas untuk kepentingan masyarakat banyak,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Bona Ventura menyampaikan, agenda FGD ini sangat penting bagi wartawan. Bahwasanya, wartawan perlu untuk memahami situasi di Aceh dan Sumut agar mampu memenuhi tugas pokok dan fungsinya.

“Kira-kira di Aceh bagaimana secara geografis, ada berapa kabupaten/kota, dan nanti terbaginya gimana. Begitu juga Sumut,” katanya.

Bona menambahkan, KONI Jawa Tengah akan menyiapkan posko media center di 2 provinsi tuan rumah. Yaitu di Hotel Hiphop, Aceh dan Hotel Cambridge, Sumut.

Sehingga, kehadiran media center diharapkan mampu menunjang tugas peliputan dari para wartawan.

“Namun teman-teman nanti bisa terbagi cabor mana saja agar reportingnya mudah. Teknis ini yang manakala ada ragu disampaikan lewat tiga pemantik diskusi tadi,” ucapnya.