Selain meninjau pertanian terpadu, Mbak Ita juga mengecek langsung kondisi embung milik Pemerintah Kota Semarang yang berada di sekitar Kebun Pilar Svarnaloka.
“Tadi sekalian meninjau embung milik Pemkot Semarang yang kurang optimal. Sehingga akan kita carikan bantuan CSR agar embung itu bisa lebih optimal,” paparnya.
Kebun Pilar Svarnaloka sendiri berada di lahan seluas 2 hektar, di belakang lahan tersebut terdapat tanah bengkok milik Pemkot Semarang yang bisa bermanfaat.
“Ini bisa kita kerjasamakan dengan petani, agar embung bisa lebih maksimal mengairi tanah di belakangnya seluas 8 hektar. Ini adalah upaya untuk optimalisasi aset Pemkot Semarang,” ujarnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





