SEMARANG, beritajateng.tv – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung kembali menunjukkan perannya dalam memperkuat pembangunan berbasis kolaborasi di Kota Semarang.
Pemerintah Kota Semarang menilai program ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan serta kesejahteraan warga.
Berbagai lintas OPD turut berperan, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Ruang Lokakrida lantai 8, Balaikota Semarang, Rabu (11/3/2026).
Menurut Agustina, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
“Kita bisa melihat betapa indahnya kemanunggalan TNI bersama rakyat. Program ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah, TNI, dan masyarakat bekerja bersama. Pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung warga rasakan,” kata Agustina.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I tahun ini berpusat di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Gunungpati.
Dalam program tersebut, berbagai kegiatan terlaksana mulai dari pembangunan infrastruktur hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga setempat.
Agustina berharap masyarakat dapat merawat berbagai hasil pembangunan yang telah berjalan melalui program TMMD agar manfaatnya dapat terasa dalam jangka panjang.
BACA JUGA: Walikota Semarang Buka TMMD di Genuk, TNI dan Pemkot Bersinergi Bangun Kota
Ia juga menilai keterlibatan TNI di tengah masyarakat memberikan kontribusi penting bagi pemerintah daerah dalam berbagai program penataan wilayah. Termasuk dalam upaya menjaga lingkungan dan pengendalian banjir di Kota Semarang.
“Selain pembangunan infrastruktur, kehadiran TNI juga membantu pemerintah daerah dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Termasuk penataan lingkungan dan kerja bakti bersama warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agustina turut mengapresiasi inisiatif jajaran TNI di tingkat kewilayahan yang selama ini aktif membantu masyarakat.
Ia mencontohkan kegiatan kerja bakti membersihkan sungai yang telah terlaksana bahkan sebelum adanya gerakan nasional pembersihan lingkungan.





