SALATIGA, beritajateng.tv – Sebanyak 132 siswa SMPN 8 Salatiga, sudah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah, pada Selasa, 7 Oktober 2025 pagi.
Sebelumnya 192 siswa di sekolah ini izin tidak masuk sekolah, setelah sebagian dari mereka mengalami gejala pising, mual, muntah dan diare.
Sempat beredar kabar, mereka mengalami keracunan MBG usai mengikuti kegiatan perkemahan.
“Sehingga, sampai hari ini masih ada 60 siswa yang belum kembali bersekolah,” kata Kepala SMPN 8 Salatiga, Yohana Natallina Sari, di Kota Salatiga.
Dari 60 siswa yang belum kembali ke sekolah hari ini, jelasnya, masih mengajukan izin dengan beragam alasan, seperti sakit dan masih kecapaian.
BACA JUGA: Ratusan Siswa SMPN 8 Salatiga Tak Masuk Sekolah, Dinas Kesehatan Lakukan Penyelidikan Epidemologis
Umumnya siswa yang izin karena sakit, dikarenakan masih merasakan beberapa gejala seperti pusing, mual dan juga karena keluhan sakit perut.
Sebagian mengaku karena masih kecapaian. “Tetapi kondisinya berangsur membaik dan mereka sudah kembali belajar di sekolah hari ini,” tegasnya.
Informasi terakhir, masih lanjut Yohana, dua siswa yang sempat menjalani rawat inap di rumah sakit, kondisinya juga semakin membaik.
Bahkan rencananya hari ini juga sudah bisa pulang untuk melakukan rawat jalan. Sehingga para guru juga berencana menengok kondisinya di rumah.
“Kami dan guru kelas berencana menengok, karena hari ini informasinya sudah bisa pulang setelah menjalaninperawatan di RST dr Asmir, Salatiga,” jelasnya.
BACA JUGA: Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG, Ratusan Siswa SMPN 8 Salatiga Tak Masuk Sekolah
Perihal apakah ada kebijakan untuk menghentikan sementara pemberian MBG kepada para siswa, Yohana mengatakan tidak ada.
Pemberian MBG untuk siswa SMPN 8 Salatiga tetap berlanjut. Seperti hari Senin, 6 Oktober 2025 kemarin MBG juga masih diberikan untuk para siswa.
Demikian halnya hari ini, juga masih ada pengiriman MBG. “Walaupun kemarin sempat ramai kabarnya, anak-anak masih merespons baik MBG,” tandas Yohana. (*)
Editor: Farah Nazila













