Jateng

Usai Badai Angin di Alas Roban, Jalur Nasional Batang-Semarang Kini Siap untuk Arus Mudik

×

Usai Badai Angin di Alas Roban, Jalur Nasional Batang-Semarang Kini Siap untuk Arus Mudik

Sebarkan artikel ini
Jalur Batang-Semarang
Jalur nasional Pantura Batang-Semarang di kawasan KM 73-74 Kecamatan Subah, Kabupaten Batang yang telah bersih dari pohon tumbang, Kamis, 12 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

BATANG, beritajateng.tv – Jalur nasional Pantura Batang-Semarang di kawasan KM 73-74 Kecamatan Subah, Kabupaten Batang dipastikan siap pemudik Lebaran 2026 lalui setelah sempat terdampak badai angin kencang yang menumbangkan puluhan pohon dan tiang listrik.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY bersama PLN dan Perhutani bergerak cepat membersihkan material pohon serta memperbaiki infrastruktur yang rusak sehingga arus lalu lintas di jalur vital penghubung Semarang-Jakarta tersebut kini kembali normal.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Provinsi Jawa Tengah, Ridwan Umbara, menjelaskan kejadian bermula saat angin kencang menerjang kawasan tersebut pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB.

“Sekarang kita berada di ruas Batang-Kendal di KM 73-74. Lokasi ini pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 16.30 WIB terjadi angin kencang, badai angin kencang yang mengakibatkan sebanyak 24 titik tiang listrik tumbang, kemudian sekitar 20 batang kayu jati milik Perhutani juga tumbang,” jelasnya saat meninjau lokasi pada Kamis, 12 Maret 2026.

BACA JUGA: Tarif Tol Semarang–Batang Naik 29,6 Persen Jelang Mudik 2026, Ini Rincian Biaya Terbarunya

Peristiwa tersebut sempat menyebabkan arus kendaraan terganggu karena batang pohon menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer.

Untuk menjaga arus kendaraan tetap bergerak, petugas segera melakukan pembersihan darurat pada malam hari dan memberlakukan rekayasa lalu lintas.

“Nah, jadi langkah yang kami lakukan pada saat kejadian sore hari itu kami mengupayakan supaya yang roboh di pohon jati tersebut itu bisa kami singkirikan lebih dahulu di malam harinya, agar fungsional. Jadi yang arah Semarang itu contraflow dari malam sampai dengan paginya,” jelas Ridwan.

Keesokan harinya, penanganan berlanjut dengan perbaikan jaringan listrik yang terdampak.

“Kemudian di pagi harinya kami berkoordinasi juga dengan PLN. Jadi pada Kamis pukul 15.00 sore itu sudah tuntas dan PLN juga sudah mendirikan mengganti tiang yang baru sehingga dua arah itu untuk arah Semarang maupun arah Jakarta lalin sudah normal kembali,” katanya.

Kebut Sebelum Hujan, Libatkan Alat Berat dan Warga Sekitar Jalur Batang-Semarang

Proses penanganan berlangsung secara cepat karena adanya prediksi cuaca dari BMKG yang memperkirakan hujan kembali turun pada sore hari.

“Kendalanya pada saat itu kan prediksi BMKG kejadian untuk angin kencang tersebut terjadi di Rabu dan Kamis sore. Jadi pada saat kami harus harus segera mungkin sebelum sore hari itu kami sudah clear dan betul sore harinya pun kembali hujan. Jadi kami berupaya sebelum sore hari sudah tuntas,” ungkapnya.

Dalam proses pembersihan, BBPJN menurunkan sejumlah alat berat serta melibatkan tenaga padat karya dan warga sekitar.

“Demikian kami menurunkan satu wheel loader, kemudian dua dump truck, kemudian satu alat extra loader JCB, yang empat ekstra belakangnya loader itu juga kami turunkan,” jelasnya.

BACA JUGA: Genjot Investasi, Pemprov Jateng Siap Pasok Energi Terbarukan di Kawasan Industri Batang

Karena sebagian pohon jati yang tumbang merupakan milik Perhutani, penanganan juga berlangsung secara koordinatif.

“Ini juga sudah berkoordinasi dengan Perhutani juga sudah standby alat kemudian terkait pohon-pohon yang masih besar-besar itu memang asetnya Perhutani, jadi kami tidak bisa nanti akan menggeser perhutani. Kami hanya membersihkan ranting-ranting dedaunan agar lalu lintas normal,” ungkapnya.

Selain petugas, warga setempat juga ikut membantu proses pembersihan. “Kemudian kami juga di sini memiliki tenaga padat karya. Warga setempat, warga Batang, membantu tenaga padat karya kami untuk sama-sama membersihkan lokasi tersebut,” katanya.

Dengan penanganan tersebut, jalur Pantura Batang-Semarang kini kembali lancar dan siap pemudik lalui. Termasuk di kawasan Alas Roban yang masyhur sebagai salah satu titik rawan pohon tumbang saat cuaca ekstrem. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp