Pengamat politik sekaligus Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menyebut pecahnya demo pada Agustus 2025 merupakan bukti menguatnya oposisi jalanan.
BACA JUGA: Sumanto: Demokrasi Panggung Utama Aspirasi Masyarakat, DPRD Jateng Harus Berikan Kanal
Hal tersebut terjadi karena oposisi formal dan non formal seperti DPR dan akademisi cenderung melandai. Ray menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber seminar gelaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng. Ray juga mendorong oposisi formal seperti DPR dan oposisi non formal seperti akademisi perannya perlu lebih kuat lagi. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto




