“Mereka dari Swiss, (lalu) ke Bali dan pengin main ke rumah saya. Sebetulnya nggak ada rencana ikut nyinom, cuma kebetulan tetangga punya hajat dan saya pemuda sini, ya sudah kita datang,” kata Bilal.
“Jadi nggak ada rencana mau ngladeni makanan. Tapi bolehlah mereka mencoba gitu, dan mereka happy banget,” ucap Bilal. (*)





