Viral

Viral Dokter Anestesi RSI Sultan Agung Semarang Alami Pemukulan, Pelaku Diduga Dosen FH Unissula

×

Viral Dokter Anestesi RSI Sultan Agung Semarang Alami Pemukulan, Pelaku Diduga Dosen FH Unissula

Sebarkan artikel ini
Peristiwa viral pemukulan dokter anestesi RSI Sultan Agung. (Foto: Instagram/@dinaskegelapan_kotasemarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah insiden di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang memicu perhatian publik setelah tersebar di media sosial.

Seorang dokter anestesi mengalami pemukulan oleh seorang pria yang mengantar istrinya untuk melahirkan. Kasus tersebut viral setelah muncul dalam unggahan akun Instagram @dinaskegelapan_kotasemarang.

Dalam unggahan itu, tertulis bahwa seorang dokter anestesi menjadi korban pemukulan hingga membuat bidan yang bertugas menangis ketakutan. Bahkan pintu ruang bersalin tampak rusak karena tendangan pria tersebut.

“Katanya orang terhormat, tapi kelakuan justru memalukan! Dokter anestesi dipukul, bidan sampai nangis ketakutan, pintu ditendang sampai bolong,” tulis akun tersebut, Minggu, 7 September 2025.

BACA JUGA: YBWSA Benahi 11 Sekolah Sultan Agung, Tingkatkan Fasilitas dan Kualitas Pendidikan

Peristiwa itu terjadi ketika pria tersebut memaksa tenaga medis agar memberikan anestesi penuh kepada istrinya yang sedang menjalani persalinan.

Permintaan itu ditolak dokter karena alasan medis. Ketidakpuasan membuat sang pria bertindak kasar hingga merusak fasilitas rumah sakit.

“Pintu tidak bergerak saja menjadi korban, apalagi dokter yang menjelaskan pada sang arogan,” lanjut akun tersebut.

Selain foto dan tulisan, akun tersebut juga mengunggah video berisi suara seorang pria melontarkan makian kasar kepada tenaga kesehatan.

BACA JUGA: Afrida Azzahra, Operator SPBU Sultan Agung Semarang Dapat Apresiasi Pertamina Pasca Insiden Kekerasan

Dalam rekaman terdengar kata-kata tidak pantas yang melukai martabat profesi medis. Publik kemudian mengetahui bahwa pria itu merupakan seorang dosen Fakultas Hukum Unissula.

Unggahan akun @dinaskegelapan_kotasemarang menyebut bahwa dosen itu bahkan sempat mengancam akan membakar rumah sakit.

“Mengumpat menggunakan kata-kata yang tidak patut, bahkan teriak akan membakar Rumah Sakit Sultan Agung,” tulis akun tersebut.

Informasi ini memicu kemarahan warganet yang ramai-ramai mengecam aksi tersebut. Kasus ini kini menyedot perhatian luas karena menyangkut keselamatan tenaga kesehatan serta citra dunia akademik. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp