Kesehatan

Viral Minum Oralit Cegah Dehidrasi Saat Puasa, Ini Pendapat Ahli Gizi Udinus

×

Viral Minum Oralit Cegah Dehidrasi Saat Puasa, Ini Pendapat Ahli Gizi Udinus

Sebarkan artikel ini
oralit cegah dehidrasi saat puasa
Tangkapan layar dr Kurniawan Satria Denta di akun Twitter pribadinya memberi tips sahur minum oralit cegah dehidrasi saat puasa.

SEMARANG, beritajateng.tv – Di tengah bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, sahur menjadi waktu yang sangat penting untuk mengawali puasa. Baru-baru ini viral di dunia maya, minum oralit bisa cegah dehidrasi ketika puasa di saat sahur kurang minum air.

Seorang dokter bernama dr Kurniawan Satria Denta di media sosial memberikan tips sahur hanya dengan mengonsumsi oralit. Menurut Dokter Spesialis Anak di Mayapada Hospital Kuningan Jaksel tersebut, oralit mampu mencegah dehidrasi selama berpuasa.

“Tips puasa saya, sahur cukup segelas oralit dan segelas air putih. Batalin puasa juga cukup segelas oralit dan segelas air putih, lanjut hidrasi secukupnya sampai sebelum tidur,” tulisnya di akun Twitter pribadinya, Selasa (21/3/2023).

Kicauan dr Denta ternyata menuai pro dan kontra, bahkan di kalangan sesama dokter. Ahli gizi asal Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Vilda Ana Veria Setyawati, S.Gz, M.Gizi turut menyampaikan pendapatnya.

Oralit Sekedar Obat Sakit, Tak Bisa Cegah Dehidrasi

Vilda tidak menyarankan penggunaan oralit untuk kebutuhan sahur puasa. Menurutnya, oralit sekedar sebagai obat sewaktu orang mengalami diare, bukan khusus untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa.

“Adanya oralit yang dipakai untuk puasa itu saya nggak setuju. Karena kan oralit untuk mengatasi dehidrasi karena diare, tapi tidak untuk mencegah diare,” jelas Vilda, Jumat (24/3/2023).

Vilda menambahkan, jika tetap mengkonsumsi larutan oralit secara berlebihan pada saat berpuasa, khawatir itu dapat memicu munculnya penyakit di dalam tubuh.

Larutan oralit sendiri terdiri dari dua zat, yaitu elektrolit (garam) dan karbohidrat (dalam bentuk gula). Ketika mengonsumsi oralit secara berlebihan tentu akan memicu kenaikan elektrolit. Kenaikan tersebut berhubungan dengan naiknya tensi dan kadar gula dalam tubuh.

“Orang normal itu rata-rata kebutuhan gula sekitar empat sendok makan. Kemudian kebutuhan garam sekitar satu sendok makan, itu full satu hari. Sekarang kalau sudah mengurangi itu hanya untuk oralit, terus nanti yang lain-lain apa sudah tidak pakai garam dan gula? Nanti jatuhnya overnatrium dan overglukosa,” imbuhnya.

Vilda memang kontra terkait tips sahur menggunakan larutan oralit untuk cegah dehidrasi selama puasa. Berbicara mengenai cara mencegah dehidrasi saat puasa itu sendiri, Vilda menyarankan untuk kembali fokus kepada kebutuhan cairan tubuh. Saran tersebut berupa minum dua liter atau sekitar delapan gelas air minum tiap hari.

“Ya penuhi dengan strategi dua gelas saat sahur, empat gelas saat berbuka puasa, kemudian dua gelas sebelum tidur. Itu saya rasa sudah cukup mengatasi dehidrasi,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp