Peristiwa

Viral Siswi Magang Dibentak Istri Polisi di Probolinggo, Begini Kata Pihak Sekolah

×

Viral Siswi Magang Dibentak Istri Polisi di Probolinggo, Begini Kata Pihak Sekolah

Sebarkan artikel ini
siswi magang probolinggo
Viral siswi magang dibentak istri polisi di Probolinggo. (Foto: Instagram/beritajateng.tv)

PROBOLINGGO, beritajateng.tv – Sebuah kasus yang menyeret siswi magang dengan istri polisi Probolinggo yang viral hingga kini masih hangat jadi perbincangan warganet.

Hal ini berawal dari sebuah seleb TikTok Probolinggo yang bernama Luluk Sofiatul Jannah mengunggah sebuah video dirinya membentak siswi magang.

Video yang berisi dirinya membentar siswi magang itu ia rekam sendiri dan menyebarkannya ke sosial media.

Namun, aksi pembentakan tersebut menjadi boomerang baginya.

Di ketahui juga bahwa Luluk Sofiatul Jannah merupakan seleb TikTok asal Probolinggo.

Lebih lanjut, di video yang berdurasi 35 detik tersebut terdapat sang TikToker dengan seorang siswi magang. Ia membentak sang siswi karena mengaku kecewa dengan layanannya di sebuah swalayan.

Kejadian ini pun tidak berhenti sampai di situ. Sebab, Polres Probolinggo telah melakukan mediasi, pertemuan antara dua belah pihak.

Namun, tampaknya pihak sekolah tidak menginginkan hal ini selesai begitu saja sehingga membawa ini ke proses hukum.

Pihak sekolah pun juga sudah membuat laporan ke polisi.

BACA JUGA:Viral Atap dan Pagar Rumah Warga Dijebol Demi Parade Sound System

Di bawa ke jalur hukum karena pihak sekolah merasa kecewa kenapa kejadian ini sengaja sang TikToker viralkan.

Pihak Sekolah Buka Suara Soal Polemik Siswi Magang dan TikToker

Melansir dari akun Tiktok Halo Netizen, Dari kejadian ini siswi magang tersebut mengalami trauma.

“Sehari setelah kejadian di hari pertama agak cemas, karena kecemasan itu pasti ya di sebabkan karena dia tetap merasa bersalah meskipun posisinya benar dan dia sekarang dalam proses penanganan oleh pihak Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak,” ungkap Juni Hidayati Humas SMKN 1 Probolinggo.

Sebagaimana di ketahui, siswi mengikuti program magang dari sekolah selama enam bulan sejak Juli.

Posisi yang ia dapat adalah sebagai pramuniaga di sebuah swalayan berlokasi di daerah Probolinggo.

Dari kejadian yang berlangsung di pekan lalu ini, siswi yang sempat di bentak tersebut juga sudah mendapat permintaan maaf dari pihak tempat magang yang ia tempati bersama 29 teman lainnya.

Meski begitu, ia masih merasa bersalah dari kejadian tersebut. Padahal, ia telah melakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) pusat perbelanjaan.

Sang siswi wajib menyampaikan ke pelanggan, termasuk Luluk, bahwa setiap barang yang mereka batal beli bisa langsung ke kasir.

Hal tersebut di lakukan untuk memudahkan dalam menyusun laporan penjualan.

Selain itu, para pemagang harus menghindari barang yang di letakkan sembarangan oleh pelanggan.

BACA JUGA:Profil Bebizie, Pedangdut yang Nama Aslinya Viral Diolok Netizen

Dari kejadian ini, sang siswi juga belum berani kembali ke sekolah maupun tempat ia latihan bekerja tersebut. Lembaga PPA pun turun tangan untuk membantu pengawasan sang siswi.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp