SEMARANG, beritajateng.tv – Dokter Aulia Risma Lestari, seorang calon spesialis anestesi, meninggal dunia dalam kondisi yang mengejutkan dan menyedihkan.
Berdasarkan informasi yang beredar, kematian dokter muda ini merupakan aksi bunuh diri yang terkait dengan tekanan bullying.
Aulia Risma Lestari adalah seorang dokter di RSUD Kardinah Kota Tegal yang saat ini sedang mengikuti program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Fakultas Kedokteran Undip Semarang.
Selain faktor bullying, menurut sumber dari kepolisian, dr. Aulia Risma Lestari mengakhiri hidupnya akibat merasa kesulitan dalam mengikuti pelajaran.
Hal ini selaran dengan penjelasan dari ibu korban serta temuan buku harian dr. Aulia ketika memeriksa kamar kosnya.
Setelah kasus ini terjadi, mencul edaran dokumen elektronik dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendadak menjadi viral.
Dokumen tersebut merupakan keputusan penghentian Program Anestesi UNDIP, RSUP dr Kariadi Semarang akan menghentikan penyelenggaraan program tersebut.
BACA JUGA: Nekat Bunuh Diri, Dokter Muda PPDS FK Undip Ternyata Sempat Isi Survei Depresi
Pernyataan resmi tersebut kemudian memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Kesehatan.
Berikut isi surat resmi dari Kemenkes imbas kasus Aulia Risma Lestari:
Isi Surat Kemenkes
Sehubungan dengan dugaan terjadinya perundungan di Program Studi Anestesi Universitas Diponegoro yang ada di RSUP dr Kariadi, yang menyebabkan terjadinya bunuh diri pada salah satu peserta didik Prodi Anestesi Universitas Diponegoro.
Maka disampaikan kepada Saudara untuk menghentikan sementara Program Studi Anestesi di RSUP dr Kariadi sampai dengan dilakukannya investigasi dan langkah- langkah yang dapat dipertanggungjawabkan oleh jajaran Direksi Rumah Sakit Kariadi dan FK Undip.
BACA JUGA: Penuh dengan Aktor Berbakat! Berikut Daftar Pemain dalam Film Horor Anak Kunti 2024
Penghentian program studi sementara tersebut terhitung mulai tanggal surat ini dikeluarkan.
Seperti informasi sebelumnya, adanya edaran surat resmi tersebut merupakan dampak dari kasus bundir yang menimpa ARL.
Demikian ini surat Direktur Jendral Layanan Kesehatan Kementrian Kesehatan yang viral dampak dari adanya kasus bunuh diri dokter muda Aulia Risma Lestari.(*)





