SEMARANG, beritajateng.tv – Buntut beredarnya video bernarasi perusakan beberapa barang sebuah masjid di Bandungan, beredar kabar salah satu ormas keagamaan hendak ngelurug (menggeruduk) ke Bandungan.
Bahkan, ormas tersebut kabarnya juga akan melakukan sweeping tempat hiburan malam yang ada di kawasan itu pada Senin, 27 Oktober 2025 malam.
Terkait hal itu, Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, yang beritajateng.tv konfirmasi menyampaikan tidak ada sweeping dari ormas keagamaan di Bandungan.
Ia menyebut ada perwakilan salah satu ormas keagamaan yang datang. “Tetapi dalam rangka klarifikasi,” ungkapnya di Ungaran, Selasa, 28 Oktober 2025 sore.
Mereka, lanjut Kapolres, juga menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum, yang dalam hal ini sedang Polres Semarang tangani.
Ratna menyampaikan, Polres Semarang telah mengambil langkah-langkah untuk mitigasi terkait beredarnya rekaman video yang kemudian viral di media sosial tersebut.
Ia menyampaikan telah berkomunikasi dan berkoordinasi, baik dengan tokoh agama, tokoh ormas, maupun tokoh masyarakat di Kecamatan Bandungan.
Bahkan, koordinasi juga pihaknya lakukan dengan para tokoh agama maupun ormas-ormas keagamaan di daerah lain di luar Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: Pengusaha Karaoke di Bandungan Keluhkan Royalti Musik Melonjak: Kini Rp15 Juta per Room per Tahun
Aparat kepolisian telah menangani beredarnya rekaman video tersebut. Pihaknya juga mengimbau semua pihak agar tidak gampang terpancing.
“Aparat kepolisian akan menangani perkara ini dengan profesional dan transparan guna mengungkap siapa sebenarnya pihak yang paling bertanggung jawab,” tegasnya.
Kabar sebelumnya, Polres Semarang masih melakukan penyelidikan terkait beredaranya rekaman video yang bernarasi dugaan perusakan barang sebuah masjid di Kecamatan Bandungan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





