BLORA, beritajateng.tv – Hadiri pertemuan rutin kelompok orang dengan HIV/AIDS (ODHA), Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati mengungkapkan acara rutin tersebut sebagai sarana edukasi.
Tri Yuli Setyowati dalam pertemuan tersebut berusaha membesarkan hati para ODHA. Menurutnya mereka tak perlu menyesali apa yang sudah terjadi.
BACA JUGA: Targetkan 3 Zero HIV/AIDS, Wagub Jateng: Perlu Kepercayaan ODHA
“Bagaimana yang sudah terjadi pada panjenengan tidak perlu jadi penyesalan. Sudah menjadi tugas kita bersama agar hal yang sudah terjadi ini tidak terjadi pada masyarakat lainnya dan juga sarana penguatan panjenengan dan kita semua,” ungkap Tri Yuli Setyowati yang akrab disapa Mbak Etik tersebut, Kamis 24 Agustus 2023.
Mbak Etik menambahkan, Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen senantiasa hadir untuk para ODHA.
“Bapak Ibu, Pemkab Blora berkomitmen untuk senantiasa hadir untuk panjenengan semua. Panjenengan nggak usah khawatir,” ucap Tri Yuli yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Blora tersebut.
Mbak Etik juga terus mensupport para ODHA dengan mendengarkan keluh kesah serta saran masukan dari mereka.
“Tetap bersabar dan semangat dalam menghadapi ujian hidup nggih. Kita tentu tidak ingin terkena penyakit, tapi sudah menjadi takdir, kita harus tetap semangat dalam menjalani semua cobaan,” ucapnya.
BACA JUGA: Musim Kemarau Melanda, Petani di Kabupaten Blora Pilih Beralih Tanam Kacang Hijau, Ini Alasannya
“Panjenengan tetep semangat nggih, manusia ketika mendapat cobaan harus menghadapinya dengan sabar, tetap semangat. Nanti juga bagaimana interaksi dengan masyarakat perlu ada kesadaran bahwa masyarakat tidak boleh mengucilkan teman-teman kita ini,” lanjutnya.
Soal edukasi masyarakat terhadap ODHA, menurut Mbak Etik merupakan tugas bersama. Perlu sinergi semua pihak untuk hal tersebut.
“Ini perlu sinergi semua pihak. Jauhi penyakit dan perilakunya bukan orangnya,” pungkasnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





