Jateng

Warga yang Puluhan Tahun Mengontrak Merasa Terbantu, Ratusan Pembeli Rumah Subsidi Ikuti Akad Massal

×

Warga yang Puluhan Tahun Mengontrak Merasa Terbantu, Ratusan Pembeli Rumah Subsidi Ikuti Akad Massal

Sebarkan artikel ini
Akad Rumah Subsidi | Rumah Subsidi Jawa Tengah
Pembeli rumah subsidi melakukan akad pembelian rumah subsidi di Mal Ciputera, Kota Semarang, Jumat, 11 Agustus 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Mengenai tempat, pihaknya membenarkan lokasi rumah subsidi mayoritas berlokasi di penunjang Kota Semarang. Pembebasan lahan yang sulit di Kota Semarang pun menjadi alasan utama terpilihnya lokasi-lokasi tersebut.

“Ada 4000-an unit yang ikut pameran, cuma lokasinya baru Semarang dan sekitarnya. Contohnya Semarang penyangga, ada ikut Kabupaten Kendal, Kabupaten Semarang, Grobogan, Demak. Itu semua karena untuk bangun rumah subsidi yang harganya dibatasi Pemerintah itu ada masalah dengan pembebasan tanah yang memang harganya juga harus masuk ongkos produksinya,” beber Andi.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (Apernas) Eko Purwanto menyebut ada sekitar 150 pembeli rumah subsidi yang turut hadir dalam akad massal tersebut.

Menurutnya, akad massal rumah subsidi ini hanya seremoni semata. Pasalnya, setiap hari prosesi akad juga terjadi antara pembeli rumah subsidi dengan bank yang mereka pilih.

“Sudah ada 150 (yang mengikuti akad massal). Sebenarnya setiap hari sudah ada akad, cuma ini kita akad massal-kan karena di bulan ini ternyata beberapa developer ini kan punya konsumen, ayo dibareng-barengi, diseremonikan. Sebenarnya setiap hari di bank mereka ada akadnya juga,” ucap Eko.

BACA JUGA: DPD REI Usulkan Rumah Subsidi Naik 7 Persen

Mengontrak 10 tahun lebih, warga Weleri Kendal ini akhirnya miliki rumah usai turut akad massal rumah subsidi

Program subsidi rumah dengan harga dan cicilan terjangkau ini tentunya termanfaatkan oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satunya warga asal Weleri, Kabupaten Kendal, Hartono (53).

Sebelumnya, pria paruh baya yang bekerja serabutan itu mengontrak lebih dari 10 tahun. Mengetahui program rumah subsidi itu, ia langsung memanfaatkannya dan ikut dalam akad massal di Mal Ciputera.

Kepada beritajateng.tv, ia mengaku mengetahui program ini dari spanduk dan banner yang tersebar di seluruh jalan Kota Semarang dan sekitarnya. Hartono mengambil rumah subsidi dengan harga sekitar Rp 160 juta, dengan cicilan per bulan sebesar Rp 990 ribu.