Gaya Hidup

Warna-Warni Kembang Hias di Festival Bunga Bandungan 2025, Semarak Lomba Kreasi Dekorasi Pernikahan

×

Warna-Warni Kembang Hias di Festival Bunga Bandungan 2025, Semarak Lomba Kreasi Dekorasi Pernikahan

Sebarkan artikel ini
Festival Bunga Bandungan 2025
Salah satu dekorasi bunga di Festival Bunga Bandungan 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Semarak kreasi dekorasi pernikahan dari bunga segar memeriahkan wedding expo di kompleks Pasar Bunga Tematik, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu, 12 Juli 2025.

Pameran ini menjadi rangkaian kegiatan “Jagat Kembang Kumandang – Festival Bunga Bandungan 2025″. Acara selama tiga hari pada Jumat-Minggu, 11-13 Juli 2025, itu merupakan gelaran Perkumpuan Pedagang Pasar Bunga Bandungan (P3BB).

Ragam dekorasi yang tampil pun memiliki keunikan dengan karakteristik masing-masing. Kreasi-kreasi itu menonjolkan warna-warni bunga segar hasil florikultur lokal dan bahan dekorasi lain yang natural.

Tak kurang dari 12 jasa dekorasi wedding dari wilayah Bandungan, Sumowono serta Kabupaten Wonosobo berpartisipasi dalam ekspo yang melombakan kreasi dekorasi tersebut.

BACA JUGA: Semarang’s Luxury Wedding Expo Renaissance Romance 2025, Tandai Tren Baru Nikahan di Jateng

Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, yang hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi inisiatif para pedagang dan petani bunga di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang.

Pasalnya, empat kali ini mereka telah menggelar Festival Bunga Bandungan untuk mempromosikan dan mengenalkan bunga hias dan bunga segar sebagai potensi unggulan di wilayahnya.

“Saya kira ini adalah acara yang bagus untuk mengangkat potensi wilayah sekaligus menjadi kesempatan yang bagus bagi para pelaku florikultur di Bandungan,” jelasnya.

Festival Bunga Bandungan 2025 dongkrak kapasitas dan potensi florikultur lokal

Menurut Samuel, masyarakat juga akan memiliki kesadaran terhadap kapasitas dan potensi florikultur yang mereka miliki. Sehingga, mereka akan mampu melebarkan sayap usaha dan kesejahteraannya.

Terlebih, lanjut Samuel, kreasi dekorasi bunga segar ini juga dilombakan dalam menampilkan rangkaian bunga menjadi konsep dekorasi indah dan menarik. Bahkan, digelar pula fashion show bunga dan lomba merangkai bunga, termasuk karnaval kendaraan berhias bunga segar.

Maka dari itu, festival bunga di Bandungan ini semakin semarak dan menjadi sebuah kegiatan yang sangat menarik. Bahkan bagi masyarakat di luar Kabupaten Semarang.

Sejauh ini, Samuel mengaku baru pernah menyaksikan karnaval bunga di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. “Namun yakin, karnaval kendaraan hias di festival bunga di Bandungan ini punya karakteristik tersendiri,” tambahnya.

BACA JUGA: Luxury Wedding Expo Renaissance Romance 2025 Dongkrak Industri Pernikahan di Semarang: Konsep Megah-Modern

Samuel berharap festival bunga yang sudah menjadi agenda tahunan ini juga akan bisa mengangkat nilai bunga hias dan bunga segar secara ekonomi.

Sehingga, pada akhirnya kesejahteraan masyarakat petani dan penjual bunga yang ada di wilayah Kecamatan Bandungan juga bakal semakin terangkat.

“Kita bisa melihat, bunga juga bisa terkombinasi dengan janur yang merupakan kekayaan Nusantara. Kolaborasi seperti ini harus terus ada agar semakin banyak para perangkai bunga,” tutur Samuel.

Sementara itu, pada rangkaian acara Festival Bunga Bandungan ke-4 berlangsung berbagai kegiatan. Antara lain lomba merangkai bunga, lomba dekorasi bunga, pasar UMKM, pentas seni rakyat, pentas musik, fashion show, dan acara utama pawai mobil hias bunga. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp