Kuliner

Warung Semawis Bantah Tutup Permanen, Siap Digelar Kembali April Mendatang

×

Warung Semawis Bantah Tutup Permanen, Siap Digelar Kembali April Mendatang

Sebarkan artikel ini
warung semawis
Suasana Warung Semawis saat dibuka pertama kali pasca Pandemi pada Mei 2022 lalu. (Elly Amaliyah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa waktu yang lalu, video tutupnya Warung Semawis ramai di sosial media. Dalam video tersebut tampak area yang dulunya penuh dengan pedagang makanan kini menjadi sepi.

Banyak warganet yang mengungkapkan keprihatinan mereka atas tutupnya Warung Semawis. Hal itu karena, Warung Semawis sempat menjadi event kuliner favorit di daerah Pecinan.

Terkait hal ini, Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim membantah jika Warung Semawis tutup permanen. Ia menyebut jika tutupnya Warung Semawis bersifat sementara.

Meski begitu, ia mengakui jika vakumnya Warung Semawis akibat pengunjung yang terus berkurang akhir-akhir ini. Mulai dari alasan cuaca, maraknya event kuliner, hingga proyek revitalisasi oleh Pemerintah Kota Semarang.

“Tutupnya nggak permanen, ini kan kebetulan hujan memang pengunjung agak kurang. Kemudian sedang ada perbaikan infrastruktur di Pecinan jadi tidak memungkinkan lah untuk mengadakan kegiatan usaha,” katanya saat beritajateng.tv hubungi, Rabu, 15 Januari 2025.

BACA JUGA: Begini Daya Tarik Warung Kopi Sinden yang Lagi Hits, Wisata Kuliner Terbaru di Kota Semarang

Harjanto mengatakan, tutupnya Warung Semawis sebenarnya bertepatan dengan persiapan Pasar Imlek Semawis yang akan berlangsung pada 25 hingga 27 Januari mendatang. Sehingga bisa dibilang, Warung Semawis vakum untuk sementara waktu.

Nantinya, setelah Pasar Imlek Semawis dan cuaca membaik, Warung Semawis akan siap untuk digelar kembali. Ia memperkirakan, Warung Semawis akan digelar di sekitar bulan April mendatang.

“Nggak permanen. Eman-eman itu kan sebagai ikon. Tapi memang yang jelas butuh penataan ulang, pendataan ulang, karena sekarang kuliner di seluruh sudut kota merebak, jadi kita harus mampu bersaing memunculkan hal-hal yang baru,” bebernya.

Warung Semawis bersaing dengan sejumlah event kuliner

Lebih lanjut, Harjanto menerangkan jika Warung Semawis memang kian ditinggalkan oleh pengunjungnya. Hal itu karena merebaknya pusat-pusat kuliner. Mulai dari di pusat perbelanjaan, Kota Lama Semarang, Marina, BSB City, hingga Kalisari.