Olahraga

Pacu Semangat dan Asah Mental Atlet, WI Jateng Lakukan TC Wushu Latih Tanding ke Vietnam

×

Pacu Semangat dan Asah Mental Atlet, WI Jateng Lakukan TC Wushu Latih Tanding ke Vietnam

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum KONI Jateng Bp Bona Ventura Sulistiana foto bersama atlet wushu nomor sanda yg akan TC di Vietnam, 18 Juli - 10 Agustus 2024.

SEMARANG, beritajateng.tv – Tidak mendapatkan lawan latih tanding dalam negeri membuat Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jateng memutuskan untuk training center (TC) di Vietnam. Sebanyak 10 atlet wushu nomor sanda, Rabu pagi bertolak ke Vietnam untuk berlatih dan uji coba di sana, 18 Juli hingga 10 Agustus mendatang. Try out akan dilaksanakan di Da Nang National Sport Training Center Vietnam.

Ketua Harian Pengprov WI Jateng, Sudarsono, menyampaikan hal tersebut saat audiensi dengan Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana SH, Selasa, 16 Juli 2024 di Kantor KONI Jateng.

‘Wushu Jateng yakin akan memenuhi target KONI Jateng pada saat tampil di PON XXI Aceh-Sumut, September mendatang. Targetnya yakni lima medali emas. Saat ini, Pelatda Sentralisasi di Semarang sebanyak 29 atlet terdiri dari 11 atlet sanda, dan 18 atlet taoulu/kungfu wingchun.  Adapun tim pelatih Herman Syah Monginsidi, Mohammad Slamet, Ide Bagus Setiawan, dan Desi Wilandari serta asisten pelatih Martin Pratama Putra dan Budi Krisdiantoro di Wisma Wushu, Kompleks Marina, Kota Semarang,” papar Sudarsono.

BACA JUGA: PSIS Semarang Tak Turut Serta, Piala Presiden 2024 Hanya Diikuti 8 Klub Liga 1, Ini Alasannya

Ia menuturkan bahwa pihaknya tidak menemukan mitra tanding sehingga memilih berlatih bersama atlet luar negeri. Hal tersebut membuat atlet Indonesia terasah mental dan soft skill-nya.

”Try out ke luar negeri karena kami kesulitan mendapatkan mitra latih tanding di Indonesia. Vietnam adalah gudangnya atlet-atlet wushu. Itulah sebabnya kami memilih ke sana agar para atlet mendapatkan mitra latih tanding. Sekaligus juga mengasah mental bertanding para atlet. Kami berterima kasih kepada KONI Jateng yang memfasilitasi try out ini,” tuturnya.

Harapan pelatih Wushu

Sementara itu Bona Ventura Sulistiana berharap, try out ini bisa menambah ilmu dan kepercayaan diri tim sanda wushu Jateng.

‘’Manfaat dengan baik kesempatan berlatih tanding dengan atlet-atlet luar negeri. Semoga selama di Vietnam banyak pelajaran yang di dapat, sehingga bisa maksimal saat tampil di PON Aceh-Sumut,’’ ujar Bona.

Bona yakin, jika tim wushu Jateng akan berkontribusi medali emas sesuai dengan beban yang ditargetkan KONI Jateng.

‘’Tanpa bermaksud mengecilkan arti nomor taolu dan kungfu wingchun, kami yakin sebagian besar medali emas untuk Kontingen Jateng nanti akan didulang dari nomor sanda,’’ ujar Bona.

Bona mengingatkan para atlet dan pelatih agar mempelajari prinsip-prisip bushido Jepang, yakni kesederhanaan, kesetiaan, penguasaan bela diri, dan kehormatan.

‘’Empat prinsip tersebut saling mengkait pelajari dan terapkan dalam kehidupan dan sebagai atlet. Jaga kehormatan wushu Jateng agar prestasinya terjaga,’’ imbuh mantan karateka tersebut.

Sementara itu, pelatih Herman Syah Monginsidi, menyampaikan harapan besarnya kepada para atlet.

“Usia saya sudah enam puluh lebih, mungkin ini menjadi PON terakhir saya. Untuk itu saya minta kalian bisa mempersembahkan medali emas di PON Aceh-Sumut mendatang. Saya percaya kalian bisa dan mampu,’’ ujarnya.

Berikut daftar atlet dan pelatih wushu sanda Jateng try out ke Vietnam.
1. Bayu Peni Hendrasswari (48 kg pi).
2. Tharisa Dea Florentina (52 kg pi).
3. Gita Ariesta (56 kg pi).
4. Thania Kusumaningtyas (60 kg pi).
5. Laksamana Pandu Pratama (52 kg pa).
6. Yusuf Wisiyanto (56 kg pa).
7. Bintang Reindra Nada Gultara (60 kg pa).
8. Bayu Raka Putra (65 kg pa).
9. M Subeki (70 kg pa).
10. Puja Riyaya (75 kg pa).

Pelatih Herman Syah Monginsidi dan Mohammad Slamet. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp