Adapun sumber energi yang desa tersebut manfaatkan berbasis pada potensi lokal di masing-masing daerah. Sebagai contoh, energi terbarukan berupa gas rawa (biogenic shallow gas) yang pemakainaya ialah masyarakat di wilayah Sragen, Karanganyar, dan Banjarnegara.
“Kalau biogas tersebar merata, meskipun ga semua kabupaten ada, tapi rata-rata banyak lah. Karena kan ternak, paling banyak Kabupaten Semarang, seperti Getasan. Kalau PLTMH energi listrik berdasarkan air, kita kembangkan berdasarkan debit aliran air,” ujar Boedya.
“Ada lagi energi surya (PLTS). Kita kembangkan PLTS rooftop secara masif. Yang paling bisa diandalkan ya PLTS rooftop ini, karena andalan sumber matahari kan semua merata. Kalau yang PLTMH tergantung daerah yang aliran airnya deras,” imbuhnya.
BACA JUGA: Dukung Transisi ke Kendaraan Listrik, ESDM Jateng Sebut Sarana Prasarana Sudah Siap
Salah Satu Desa di Banyumas Tak Pakai Listrik PLN
Saat berbincang dengan beritajateng.tv soal energi baru terbarukan (EBT) dan desa mandiri energi, Boedya mencontohkan penggunaan EBT di Dusun Kalipondok, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.
Menurut keterangannya, masyarakat di sana memanfaatkan aliran air dari Telaga Pucung sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Bahkan, masyarakat menolak aliran listrik dari PLN.
“Saat ini ada desa yang gak mau listrik PLN karena sudah nyaman menggunakan itu (PLTMH). Ia dikelola masyarakatnya, kelembagaannya juga dibuat. PLN mau masuk sementara mereka gak mau. Itu PLTMH di Cilongok (kecamatan di Banyumas), sudah ga mau listrik (dari PLN),” tuturnya.
Dalam menggagas desa mandiri energi ini, Dinas ESDM Jateng menerjunkan petugas pendamping yang menjadi ujung tombak, sehingga masyarakat dapat mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang ada. Pihaknya optimis dalam waktu dekat DME tersebut di Jateng terus bertambah.
Dinas ESDM Jateng terus mendorong masyarakat untuk bisa beralih dari energi fosil menuju penggunaan energi terbarukan. Misalnya yang menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak harapannya beralih menggunakan energi yang ramah lingkungan seperti listrik.





