SEMARANG, beritajateng.tv – Jawa Tengah kembali menjadi wilayah dengan tujuan mudik tertinggi lebaran 2024.
Plh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah, Erry Derina Riyanto mengungkap, sebanyak 61,6 juta orang akan mengunjungi Jateng saat lebaran 2024 mendatang.
Angka itu pihaknya beroleh dari survei yang Kementerian Perhubungan lakukan.
Sementara itu, menurut perhitungan Dishub Jateng, pergerakan orang secara lokal di Jawa Tengah menunjukkan angka yang berbeda.
“Kami juga melakukan perhitungan orang (yang) bergerak lokal. Di Kemenhub itu patokannya 61,6 juta dengan total orang bergerak 193,6 juta jiwa. Yang bergerak di Jateng ada sekitar 31,81 jiwa,” ujar Erry, Sabtu 23 Maret 2024.
BACA JUGA: Atur Arus Mudik dan Balik, Polda Jateng Akan Terapkan One Way Tol Mulai 5 April, Begini Sistemnya
Lebih lanjut, kendaraan yang akan masuk ke tol Jawa Tengah, Erry perkirakan mengalami peningkatan. Diketahui, ada 1.232.613 kendaraan yang memasuki jalan tol di Jawa Tengah pada lebaran 2023 lalu.
“Angka 1.232.613 itu catatan kami (mudik 2023 lalu) tapi dari Jasa Marga itu kan ada peningkatan juga. Saya lupa, mungkin antara 5 atau 6 persen,” bebernya.
Hati-hati, ini titik rawan kecelakaan di Jateng
Lantaran menjadi tujuan utama para pemudik, Erry membeberkan titik-titik rawan kecelakaan di Jawa Tengah.
Pihaknya menyebut, beberapa kontur jalan di Jateng cukup berbahaya. Salah satunya Bayeman, Kabupaten Banyumas.
“Apabila pengemudi lewat Pemalang itu kan ada titik di Bayeman. Kalau berangkat dari Jakarta kan jalannya menurun dan itu cukup panjang, jadi jangan sampai terjadi kegagalan pengereman,” bebernya.
Selanjutnya, Simpang Kretek di Kabupaten Wonosobo juga menjadi wilayah rawan yang mesti pengemudi waspadai.
“Turunan di sana cukup panjang. Itu rawan apabila pengemudi tidak menguasai daerah tersebut maupun tidak menguasai kendaraannya,” jelasnya.
BACA JUGA: Sampai Hangus, Begini Kronologi Mobil MPV Terbakar di Jalan Tol Semarang-Solo Daerah Boyolali
Selain dua wilayah itu, Erry juga membeberkan titik rawan lainnya di Jateng.
“Di Wonosobo ada dua ya, Simpang Kretek dan turunan Dieng. Kemudian ada di Simpang Bawen, DTW Guci, Baturaden, dan di tempat seperti itu kita harapkan pengemudi berhati-hati,” jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan penambahan CCTV di 10 titik rawan seperti lokasi-lokasi tersebut di atas. (*)
Editor: Farah Nazila





