SEMARANG, beritajateng.tv – Daya tampung SMA/SMK Negeri di Jawa Tengah pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024/2025 hanya 225.230. Jumlah tersebut terbagi 120.012 untuk SMA dan 105.218 untuk SMK.
Berdasarkan data yang beritajateng.tv terima dari Kepala PPDB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Syamsuddin, pada Selasa, 25 Januari 2024, diperkirakan lulusan SMP/sederajat 2023/2024 di Jawa Tengah sebanyak 541.073 siswa.
Sementara itu, dari 500 ribu perkiraan lulusan SMP, ada 320.237 calon peserta didik (CPD) yang telah memilih SMA/SMK.
BACA JUGA: Upaya Pemerataan Pendidikan, Pemkot Semarang Genjot Sekolah Swasta Gratis
Berdasarkan data tersebut, sebanyak 95.007 siswa lulusan SMP di Jawa Tengah terancam tak dapat kursi SMA maupun SMK Negeri lewat PPDB 2024/2025.
Oleh sebab itu, sekolah swasta menurut Syamsuddin bisa menjadi opsi jika CPD namanya terus bergeser hingga keluar jurnal PPDB hingga hari terakhir pendaftaran atau Kamis, 27 Juni 2024 mendatang.
BACA JUGA: Pemkot Bebaskan Biaya Pendidikan, Ini Daftar 41 SMP Swasta Gratis di Kota Semarang Tahun 2024
SMA / SMK swasta gratis Jawa Tengah
Saat disinggung terkait sekolah swasta, Syamsuddin membeberkan ada yayasan yang menggratiskan satuan pendidikan tingkat SMA/SMK/sederajat di Jawa Tengah.
Salah satu yang ia sebut adalah SMA Pradita Dirgantara Boyolali serta beberapa jalur SMA Taruna Nusantara Magelang yang menggratiskan pendidikan bagi siswanya.
Tak sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang menggandeng yayasan untuk menggratiskan sekolahnya, Syamsuddin mengaku bantuan Disdikbud Jawa Tengah sifatnya parsial atau sebagian.
“Kami membiayai 10 anak untuk beasiswa di sekolah swasta. Sifatnya parsial, tidak semua (dibiayai sepenuhnya),” ujar Syamsuddin.
BACA JUGA: Gratiskan Biaya Pendidikan 41 SMP Swasta di Semarang, Mbak Ita Inginkan Pemerataan
Lebih lanjut, tutur Syamsuddin, bantuan yang Disdikbud Jawa Tengah berikan kepada sekolah swasta yakni berupa stimulan lewat Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
“Alokasi stimulan itu sesuai indeks. Kalau sekolah akreditasi C itu per siswa dapat bantuan Rp500 ribu per tahun untuk satu siswa, kalau akreditasi B per siswa itu dapat bantuan Rp250 ribu per tahun. Sementara yang akreditasinya A itu dapat bantuan Rp150 ribu per tahunnya,” bebernya.
Sementara itu, perhitungan tersebut, lanjut Syamsuddin, dikalikan dengan jumlah siswa di sekolah swasta tersebut.
“Misalnya, sekolah itu punya siswa 1.000 dan akreditasnya C, nanti Rp500 ribu itu kali 1.000, segitu jumlah stimulannya,” terangnya.
BACA JUGA: Gak Keterima Sekolah Negeri? Ini Daftar Resmi 47 SD Swasta Gratis di Kota Semarang Tahun 2024
20 Sekolah Swasta Terbaik di Jateng, Opsi Tak Lulus PPDB SMA/SMK Negeri
Melansir dari lama ltmpt.ac.id, berikut daftar sekolah swasta terbaik di Jawa Tengah berdasarkan nilai UTBK tahun 2022. Adapun sekolah tersebut masuk dalam Top 1.000 sekolah terbaik se-Indonesia.
Sedangkan, SMA Pradita Dirgantara memperoleh peringkat 3 se-Jawa Tengah sebagai sekolah swasta dengan nilai UTBK terbaik. Terlebih, biaya pendidikan di SMA Pradita Dirgantara gratis.
Berikut 20 SMA/SMK swasta terbaik se-Jawa Tengah yang bisa kamu pilih jika tak lulus PPDB SMA/SMK Negeri 2024/2025:
1. SMA Pradita Dirgantara (Boyolali)
2. SMAS Kolese Loyola (Kota Semarang)
3. SMA Unggulan CT Arsa Foundation (Sukoharjo)
4. SMA IT Ibnu Abbas (Klaten)
5. SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat (Kota Surakarta)
6. SMAS Pangudi Luhur Van Lith (Kabupaten Magelang)
BACA JUGA: Pertegas Pendidikan Gratis, Disdikbud Jateng Klaim Kasus Penahanan Ijazah Sekolah Negeri Tuntas
7. SMAS Taruna Nusantara (Kabupaten Magelang)
8. SMA Sedes Sapientiae Jambu (Kabupaten Semarang)
9. SMAS Al Irsyad Al Islamiyyah (Banyumas)
10. SMAS Regina Pacis Surakarta (Kota Surakarta)
11. SMA Trensains Muhammadiyah Sragen (Sragen)
12. SMA Semesta (Kota Semarang)
BACA JUGA: Fasilitas Mewah dan Gratis, Pendaftar TK Negeri di Semarang Selalu Membludak
13. SMAS IT Nurhidayah (Sukoharjo)
14. SMA Science Plus Baitul Quran Boarding School (Sragen)
15. SMA Sedes Sapientiae (Kota Semarang)
16. MAS Al Irsyad (Kabupaten Semarang)
17. SMA Islam Al Azhar 14 (Kota Semarang)
18. SMA Syubbanul Wathon (Kabupaten Magelang)
19. SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo (Kota Surakarta)
20. SMA Al-Abidin Bilingual Boarding School (Kota Surakarta) (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





