SEMARANG, beritajateng.tv – Polrestabes Semarang akan menggelar rekonstruksi kasus kematian MAG (18) atau Mozza dalam waktu dekat. Rekonstruksi rencananya berada di dua lokasi yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengatakan, penyidik telah berkoordinasi dengan jaksa yang menangani perkara untuk mempersiapkan rekonstruksi.
“Rencana ke depan dalam waktu dekat kita akan melaksanakan rekonstruksi. Penyidik sudah koordinasi dengan jaksa yang menangani,” kata Ni Made, Rabu, 23 September 2026.
Menurutnya, penyidik masih menyusun sejumlah persiapan. Termasuk adegan dan titik lokasi yang akan menjadi tempat rekonstruksi atau gelar perkara.
“Ada beberapa hal yang harus kita persiapkan juga. Kita koordinasi dengan Inafis, kita susun adegan-adegan, berapa adegan dan titik mana yang kita akan lakukan rekonstruksi,” ujarnya.
Dua Lokasi Jadi Titik Rekonstruksi
Ni Made mengatakan, rekonstruksi rencananya berada pada dua titik lokasi. Titik pertama berada di kos yang menjadi tempat terjadinya peristiwa pembunuhan Mozza oleh tersangka MVDA (22) alias Very, di kawasan Candisari, Kota Semarang.
Sementara titik kedua berada di lokasi pembuangan jenazah korban di kawasan Jangli, Kota Semarang.
“Rencana akan kita lakukan rekonstruksi di TKP kos dan juga pembuangan jenazah di Jangli. Ada dua titik itu,” katanya.
Pelaksanaan rekonstruksi, kata Ni Made, nantinya juga mempertimbangkan kondisi di lapangan. Polisi akan berkoordinasi dengan polsek, Inafis, serta satuan lain untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.
“Tentunya mempertimbangkan situasi. Kami harus koordinasi dengan polsek, Inafis dan juga satuan lain yang sekiranya untuk keamanan pelaksanaan kelancaran rekonstruksi tersebut,” katanya.
Rekonstruksi rencananya berlangsung pekan depan. Akan tetapi, jadwal tersebut masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan jaksa.
“Rencana pekan depan, tergantung dari koordinasi kembali. Kami besok akan koordinasi dengan jaksa lagi untuk memastikan waktu pelaksanaan,” ucap dia.





