Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menyampaikan bahwa sebanyak 45 sekolah berpartisipasi dalam pameran ini, terdiri dari 35 SMP dan 10 SD, serta enam SMA yang juga ikut berkontribusi.
“Menu yang ada juga bervariasi, mirip dengan yang ada di buku Sikocil. Dan kami menampilkan makanan secara langsung di pameran,” jelas Bamabang.
Bambang juga menambahkan bahwa menu yang dipamerkan dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan program makanan bergizi gratis.
Dengan berbagai inisiatif ini, Pemkot Semarang berusaha meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi makanan bergizi. Ini sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan siswa. (*)
Editor: Elly Amaliyah





