Jateng

Ahmad Luthfi Jadikan Kantor Gubernur Jateng untuk Rumah Rakyat, Begini Cara Sampaikan Aduan

×

Ahmad Luthfi Jadikan Kantor Gubernur Jateng untuk Rumah Rakyat, Begini Cara Sampaikan Aduan

Sebarkan artikel ini
Rumah Rakyat
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meresmikan Kantor Gubernur sebagai Rumah Rakyat, Senin, Mei 2025. (Foto: YouTube/PEMPROV JAWA TENGAH)

SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka Kantor Gubernur sebagai Rumah Rakyat, Senin, 5 Mei 2025. Inisiatif ini membuka akses masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda Jateng.

Langkah ini hadir sebagai wujud nyata keterbukaan dan kemauan pemerintah menjalin komunikasi dua arah. Masyarakat dapat mengadukan persoalan sehari-hari dan memberikan masukan terhadap kebijakan daerah.

Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa rumah rakyat bukan sekadar tempat kerja pimpinan provinsi. Fungsinya juga sebagai wadah kolaborasi antara rakyat dan pemerintah. Tujuannya, membentuk solusi bersama atas persoalan sosial yang muncul di daerah.

“Siapa pun boleh hadir dan berdiskusi. Ini bentuk layanan publik yang terbuka untuk semua,” ucap Luthfi usai peluncuran.

BACA JUGA: Walikota Semarang Agustina Hadirkan Kanal Aduan Lapor Semar Solusi AWP

Pelayanan Rumah Rakyat berlangsung di lantai satu Kantor Gubernur Jawa Tengah. Jadwalnya Senin hingga Kamis mulai pukul 07.00 hingga 15.30. Sedangkan Jumat, layanan tersedia sampai pukul 14.00.

Untuk masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota provinsi, layanan juga tersedia di tiga Bakorwil. Yaitu Bakorwil Solo, Pati, dan Banyumas. Semua lokasi ini bertujuan agar warga tetap bisa mengakses layanan secara langsung.

Selain tatap muka, juga bisa menyampaikan pengaduan secara digital. Warga dapat memanfaatkan situs ppid.jatengprov.go.id, kontak WhatsApp 08112773393, atau menghubungi dinas terkait. Layanan ini aktif 24 jam setiap hari.

BACA JUGA: Jalan Rusak Masih jadi Aduan Terbanyak Warga Jateng, Ombudsman Heran Tak Kunjung Beres

Setiap aduan yang masuk segera ditindaklanjuti dalam waktu 1×24 jam. Seluruh dinas telah diminta memberikan respons cepat, agar setiap masalah terselesaikan dari bawah ke atas.

Tak hanya itu, dialog terbuka bersama Gubernur dan Wakil Gubernur akan digelar rutin setiap bulan. Tema dialog menyesuaikan isu aktual, seperti pendidikan, pertanian, hingga nelayan.

Semua kalangan beroleh ruang bicara dan kesempatan untuk ikut terlibat dalam pembangunan Jawa Tengah. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp