SEMARANG, beritajateng.tv – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginisiasi pembentukan Forum Senayan untuk mengumpulkan anggota DPR RI asal Jawa Tengah guna memajukan daerah itu bersama-sama.
Ide mantan Kapolda Jawa Tengah itu pun mendapat apresiasi Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Toha.
Terlebih, Jawa Tengah masih berkutat dengan masalah kompleks, mulai dari kemiskinan hingga implementasi Inpres Efisiensi gagasan Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan itu Toha sampaikan saat dijumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Kamis, 6 Maret 2025.
Menurutnya, Forum Senayan merupakan cara yang egaliter antara pemerintah, baik tingkat pusat, provinsi, maupun daerah, dalam berdiskusi guna menyelesaikan masalah di Jawa Tengah.
“Kita lihat apa yang Pemprov dan Pemkot/Pemkab kerjakan dan lakukan. Tadi sudah Pak Gub jawab dengan cara dan style yang egalitarian. Masalah harus dirembuk bersama dan harus didiskusikan bersama dengan ngopi, itu gaya egalitarian,” ungkap Toha.
Forum Senayan tidak formal
Adapun forum diskusi itu, kata Toha, sifatnya tak formal, melainkan diskusi yang berlangsung secara santai seperti ngopi bareng.
“Ngopi sama bupati, wali kota, bahkan ada semacam Forum Senayan. Forum DPR, forum dewan, kemudian ada forum DPRD dan sebagainya. Semuanya ini yang nanti ikut memberi kontribusi untuk mengatasi masalah,” lanjut dia.
Sementara itu, Ahmad Luthfi menilai anggota dewan yang ia sebut sebagai putra daerah Jawa Tengah itu akan semakin sering berdiskusi dan berkumpul untuk membangun daerah Jawa Tengah.
“Jadi kita kan punya anggota dewan yang terhormat, baik fraksi apa pun, beliau tetap putra daerah Jawa Tengah. Nah, kita bikin forum tiap bulan sekali ngopi di Jawa Tengah pulang kampung untuk membangun daerahnya sendiri,” ungkap Luthfi.
BACA JUGA: Demi Pembangunan Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Gagas Forum Kolaborasi Menteri hingga Ormas
Lebih lanjut, Luthfi menyebut terdapat sekitar 10 anggota dewan asal Jawa Tengah yang bertugas di Senayan.
Kemudian, tutur Luthfi, ada juga warga Jawa Tengah yang bertugas di Kementerian. Dengan partisipasi mereka, Luthfi yakin permasalah di Jawa Tengah dapat selesai dengan lebih efisien.
“Itu akan lebih efektif. Termasuk Pak Menteri, Pak Wamen yang dari Jawa Tengah ya, kita untuk bersama-sama membangun Jawa Tengah. Dengan begitu kita mempunyai nilai daya saing yang tinggilah di samping provinsi lain,” pungkas Luthfi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





