Bangun waduk, jaringan irigasi, hingga embung untuk penuhi kebutuhan air tanaman
Pemerintah daerah, provinsi, dan Pemerintah Pusat sudah membangun waduk, jaringan irigasi, hingga embung untuk memenuhi kebutuhan air tanaman tersebut.
Selain itu, juga memberikan bantuan alat peralatan pertanian (alsintan) dan sarana produksi (saprodi) guna mendukung swasembada pangan.
Oleh karena itu, petani harus terus berupaya melakukan gerakan percepatan tanam di seluruh kecamatan. Panen di daerah ini masih berlangsung sampai Agustus-Oktober mendatang.
Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pangan, agar tidak terjadi krisis pangan pada musim kering tahun ini.
Bupati menegaskan memiliki tanggung jawab memenuhi ketersediaan pangan masyarakat.
Sementara, Ketua Kelompok Tani Cigunung, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Momon mengatakan gerakan percepatan tanam seluas 35 hektare dengan benih varietas unggul IR 64.
Gerakan percepatan tanam tersebut guna mencukupi kebutuhan pangan di Provinsi Banten menyusul terjadi musim kemarau.
Kelompok petani dengan anggota 35 orang itu juga melakukan gerakan percepatan tanam.
Ketua Koordinator Penyuluh Kecamatan Cimanuk Kabupaten Pandeglang, Iman, mengatakan saat ini Cigunung, Pandeglang, merupakan salah satu sentra produksi pangan.
Petani bisa tanam tiga kali dalam setahun karena terdapat jaringan irigasi.
BACA JUGA: Hadiri Tasyakuran Petani, Toni Triyanto Ingin Mengabdi di Tanah Kelahirannya
Kabupaten Pandeglang jadi pusat beras
Kabupaten Pandeglang selama ini masuk peringkat delapan produksi pangan di Banten. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas gabah.
Kabupaten Pandeglang juga memberikan kontribusi pangan untuk Banten sekitar 34 persen dan surplus untuk memenuhi kebutuhan daerahnya.
Produksi gabah Pandeglang sekitar 90 persen dikirim ke luar daerah, seperti ke Karawang dan Cirebon.
Pemerintah daerah kini juga mencari solusi agar produksi gabah itu memiliki nilai tambah untuk meningkatkan perekonomian daerah dan petani, antara lain, dengan mengolah beras yang memiliki nilai tambah.





