Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JJS), AJ Dwi Winarsa, menambahkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah layanan untuk mendukung operasional tol fungsional tersebut.
Di antaranya satu unit mobil derek serta satu armada ambulans yang bekerja sama dengan rumah sakit terdekat.
“Meski panjang tol fungsional Seksi 6 ini hanya sekitar 4,9 kilometer, kendaraan derek tetap di siapkan apabila ada pengguna jalan yang mengalami kendala,” jelasnya.
Mobil derek dan ambulans akan di siagakan di Gerbang Tol Ambarawa bersama posko pelayanan.
Selain itu, posko juga di tempatkan di tiga titik di sepanjang Seksi 6 Bawen–Ambarawa. Yakni di ujung Exit Tol Ambarawa, satu pos di jalur B, serta satu pos di wilayah Bawen.
Ruas tol fungsional tersebut rencananya buka setiap hari pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Hal itu selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Namun demikian, pengoperasiannya bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian, dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di persimpangan (intersection) Bawen.
“Jika di intersection Bawen terjadi kepadatan, maka tol fungsional akan buka. Namun jika lalu lintas masih lancar, kemungkinan belum buka,” kata Dwi Winarsa.
BACA JUGA: Luthfi Klaim 93 Ribu Jalan Berlubang di Jateng Sudah Tertangani: Sisa 1.200 Titik Jelang Mudik Lebaran
Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, karena masih terdapat beberapa titik median barrier yang belum sepenuhnya selesai.
“Yang penting tetap berhati-hati, patuhi rambu-rambu, dan ikuti arahan petugas,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





