“Bank tanah itu tidak tepat sasaran. Kenapa? Karena bank tanah peruntukannya untuk masyarakat MBR. Tapi faktanya malah ngurusin tanah di hutan. Harusnya beda. Jadi mau sampai kapan di hutan? Ratusan tahun di hutan dibangun? Seharusnya aset aset pemerintah yang ada untuk permukiman,” ungkap Junaidi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





