SEMARANG, beritajateng.tv – Ramai soal perceraian sepasang kekasih Ardhito Pramono dengan Jeanneta Sanfadelia di media sosial.
Pasalnya, perceraian tersebut lantaran adanya orang ketiga dalam hubungan rumah tangga mereka.
Namun yang paling menarik, ternyata Ardhito mengaku bahwasanya telah menyesal mengorbankan pernikahannya demi selingkuhan.
Berikut ini beberapa fakta mengejutkan tentang keduanya setelah resmi bercerai.
Fakta Di Balik Perceraian Ardhito Pramono dengan Jeanneta Sanfadelia
Dalam sebuah podcast bersama Gofar Hilman, Ardhito secara terbuka mengungkapkan bahwa ia rela mengorbankan pernikahannya demi wanita lain.
BACA JUGA: Siapa Sosok Jubilee Marisa? Namanya Mendadak Trending Sebab Isu Perselingkuhan, Cek Berikut
Ia mengaku meninggalkan Jeanneta karena tergoda oleh harapan akan cinta baru yang saat itu tampak lebih membahagiakan.
Ia juga mengaitkan keputusannya dengan pengalaman masa kecil yang penuh luka, di mana ia merasa kurang mendapatkan kasih sayang.
Kekosongan emosional itulah yang membuatnya mudah terjebak dalam harapan yang keliru, hingga akhirnya merusak rumah tangga yang telah ia bangun.
Setelah bercerai dari Jeanneta dan memulai hubungan baru, Ardhito justru harus menghadapi pengkhianatan.
Pasangan yang sebelumnya menjadi penyebab perpisahannya ternyata menyimpan banyak rahasia, termasuk hubungan dengan pria lain.
Pria yang menjalin hubungan dengan kekasih barunya bahkan datang langsung untuk mengungkapkan fakta mengejutkan kepada Ardhito.
BACA JUGA: Berikut Beberapa Fakta yang Terungkap Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil dengan Lisa Mariana
Alih-alih menemukan kebahagiaan, Ardhito justru merasa terhianati dan mengalami luka yang lebih dalam dari sebelumnya.
Sejak resmi menikah pada November 2020, hubungan antara Ardhito dan Jeanneta Sanfadelia kerap diwarnai dengan pertengkaran.
Berdasarkan dokumen pengadilan, konflik yang terjadi sebagian besar dipicu oleh perkataan kasar Ardhito yang kerap menyakiti perasaan istrinya.
Jeanneta mengaku sering merasa dihina, bahkan di hadapan orang lain.
Meskipun sempat mencoba memperbaiki hubungan, kondisi justru semakin memburuk karena pola komunikasi yang tidak sehat terus berlanjut. (*)





