Gaya HidupKesehatan

Awas! Ini Bahaya Konsumsi Es Teh Berlebihan saat Cuaca Panas, Bisa Timbulkan Penyakit Kronis

×

Awas! Ini Bahaya Konsumsi Es Teh Berlebihan saat Cuaca Panas, Bisa Timbulkan Penyakit Kronis

Sebarkan artikel ini
ilustrasi es teh
Ilustrasi es teh. (Foto: Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Cuaca yang sangat panas seringkali membuat seseorang cepat merasa kehausan. Apalagi berdasarkan laporan bmkg.go.id, Indonesia tengah mengalami kondisi cuaca ekstrem berupa panas yang sangat terik di siang hari, dengan suhu mencapai 36-38 derajat celcius.

Untuk mengatasinya, banyak orang yang kemudian mengonsumsi es teh. Namun, perlu diperhatikan bahwa minum es teh saat cuaca panas bisa membawa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Dokter Gizi RSUD Tugurejo dr. Risky Ika Riani, Sp. GK menyampaikan bahwa konsumsi es teh sebenarnya yang paling baik adalah dengan kadar gula tidak lebih dari 10 gram per harinya. Padahal, es teh manis pada umumnya mengandung kadar gula yang cukup tinggi, bisa mencapai 25 gram – 33 gram setiap gelasnya.

“Untuk konsumsi gula sebenarnya yang paling baik maksimal 10 gram perhari. Kalau minuman-minuman manis yang penting takarannya kita sesuaikan. Jangan lebih dari 2 kali konsumsi minuman manis dalam sehari,” katanya saat beritajateng.tv hubungi, Selasa 10 Oktober 2023.

dr. Risky juga menjelaskan, terdapat beberapa bahaya yang terkandung dalam minuman manis. Antara lain adanya pemanis buatan yang sengaja penjual tambahkan demi rasa yang lebih enak. Tentu pemanis buatan berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan risiko obesitas dan gula darah meningkat.

BACA JUGA:Waspada Dehidrasi Saat Cuaca Panas, Dokter Gizi Beri Pesan Penting Ini

Selain itu, mengonsumsi es teh di cuaca panas dalam keadaan panas tubuh yang panas dapat menyebabkan adanya perbedaan suhu antara tubuh dan apa yang terkonsumsi.

“Di mana tubuh kita panas langsung minum dingin itu akan terjadi selisih dari suhu yg terjadi sehingga takutnya tubuh kita belum beradaptasi. Sehingga akan menimbulkan organ tubuh mengalami shock atau kaget, kadang-kadang hal itu menyebabkan metabolisme tubuh menjadi nggak baik,” lanjutnya.

Bisa menyebabkan penyakit kronis

Yang berbahaya apabila seseorang telah terkena diabetes, kata dr. Risky adalah dapat memicu penyakit kronis lainnya.

“Apabila tubuh kita terlalu banyak gula tentunya menyebabkan risiko diabetes kita meningkat, kalau diabetes bisa kemana-mana, bisa ke ginjal, bisa ke jantung, bisa struk,” ungkapnya.

Sementara untuk jangka pendeknya, konsumsi gula yang tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Terlebih, jika kadar gula tidak dikeluarkan oleh tubuh maka gula akan menumpuk dan berisiko menyebabkan obesitas.

BACA JUGA:Cuaca Panas ‘Mendidih’ di Indonesia, Ini 3 Cara Ampuh Jaga Kesehatan Tubuh

“Kalau sudah obesitas juga sama, bisa menyebabkan risiko kronis seperti penyakit jantung, stuk, hipertensi, dan sebagainya,” terang dr. Risky.

Sekali lagi, dr. Risky meningatkan pentingnya menjaga kandungan gula dalam tubuh. Misal ia mencontohkan, bila sudah konsumsi minuman manis di pagi dengan satu gelas es teh, untuk siang atau malam sebisa mungkin minum air putih atau teh tawar.

Hal itu demi mencegah konsumsi gula berlenbihan dan penumpukan gula di dalam tubuh.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp