Gaya Hidup

Bangun dari Koma, David Ozora Ungkap Sempat Nge-prank Ayahnya Sendiri: Ada Kurang Ajarnya Juga Ya

×

Bangun dari Koma, David Ozora Ungkap Sempat Nge-prank Ayahnya Sendiri: Ada Kurang Ajarnya Juga Ya

Sebarkan artikel ini
david ozora prank
David Ozora (kanan) sempat prank ayah kandungnya setelah bangun dari koma. (YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo)

SEMARANG, beritajateng.tv – David Ozora ungkap alasan melakukan candaan atau prank terhadap ayahnya sendiri, Jonathan Latumahina. Adapun hal tersebut ia lakukan setelah sadar dari koma.

Setelah sekian lama berada di rumah sakit, akhirnya David Ozora dinyatakan sembuh dari sakitnya atas penganiayaan Mario Dandy.

David Ozora pun menceritakan fakta dan kronologi saat mengalami penganiayaan oleh Mario Dandy.

Kasus penganiyaan tersebut pun ia ungkapkan saat hadir menjadi bintang tamu dalam podcast milik Denny Sumargo.

Awalnya, ia membagikan cerita saat awal mula bertemu dengan Agnes, mantan pacarnya di rumah sahabatnya. Lalu mirisnya, pertemuan tersebut membuatnya tak sadarkan diri karena penganiayaan oleh Mario Dandy.

BACA JUGA: Mengaku Ketemu Gus Dur di dalam Mimpi, Begini yang Dialami David Ozora Saat Koma

Ia lalu menceritakan di saat ia melalui masa koma selama hampir sebulan lalu sadar. Di saat itu, orang yang pertama kali ia lihat adalah sang ayah yang berada di sampingnya.

Di sinilah ide prank dari David muncul, yakni memanggil ayahnya dengan sebutan ‘Jo.’

David Ozora merasa ingin dekat lagi ke ayahnya

Prank tersebut David lakukan bukan sekedar untuk bercanda saja, melainkan untuk merasakan kedekatan dengan ayah kandungnya tersebut.

Sebab, David mengaku bahwa ia ingin merasakan candaan dengan sang ayah selama adanya kesempatan.

“Gue sebenarnya tahu kalau itu(Jonathan Latumahina) bokap, cuma mumpung gue lagi sakit nih, karena selama 18 tahun gue belum pernah bercanda dengan bokap terus ngobrol yang kayak orang tua sama anaknya pada umumnya,” curhat David Ozora kepada Denny Sumargo pada 24 Januari 2024.

Menurutnya, sebelum itu Jonathan Latumahina hanya berkomunikasi sewajarnya saja terhadapnya.

“Bokap gue hanya sekedar nanya ‘udah makan belum’ ‘ tidur jangan malem-malem besok sekolah'” ujarnya.

Kala itu, David memanggil ayahnya dengan sebutan ‘Mas Jo.’ Kemudian, respons dari ayahnya pun tidak mempermasalahkan anaknya memanggil dirinya dengan sebutan itu.